logo


Email Perusahaan Milik Bill Gates Diretas, Microsoft Sebut Pelakunya Hacker China

Microsoft menyebut kelompok hacker asal China sebagai pelaku serangan siber terhadap email perusahaannya.

3 Maret 2021 17:32 WIB

Bill Gates
Bill Gates istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Perusahaan teknologi AS, Microsoft, menuding sebuah kelompok spionase siber asal China telah melakukan sejumlah serangan terhadap software server mereka. Microsoft juga menyebut para hacker tersebut memiliki keahlian yang sangat tinggi dan canggih serta mendapat dukungan dari pemerintah China.

Dalam sebuah postingan blog, Microsoft mengatakan bahwa peretas telah berhasil mendeteksi sejumlah titik lemah di dalam software mereka dan memanfaatkannya untuk mengakses kotak masuk email perusahaan.

Pusat intelijen Microsoft mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok hacker bernama Hafnium yang beroperasi dari luar wilayah China.


Konflik Perbatasan Mereda, Xiaomi Genjot Kapasitas Produksi di India

Perusahaan milik Bill Gates tersebut juga mengatakan bahwa berbagai lembaga sudah berada di dalam incaran serangan siber yang dilakukan oleh Hafnium, diantaranya para peneliti kesehatan, firma hukum, institusi pendidikan tinggi dan kotraktor sektor pertahanan.

"Meski Hafnium memiliki markas di China, tapi mereka melakukan operasinya dari sejumlah server virtual di Amerika Serikat," kata Microsoft, dikutip BBC.

Microsoft mengatakan bahwa serangan tersebut tidak berhubungan dengan serangan siber yang mengincar sejumlah lembaga pemerintahan AS pada tahun 2020 lalu.

Sanksi AS Nggak Dicabut, Huawei Ingin Banting Setir Jadi Produsen Mobil Listrik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia