logo


Masker Tak Lagi Diwajibkan di Texas, Gubernur: Ini Waktunya Membuka Texas 100 Persen

Gubernur Texas pada Selasa mengumumkan bahwa aturan pembatasan sosial telah dicabut dan mengijinkan semua kegiatan perekonomian untuk beroperasi secara penuh.

3 Maret 2021 17:12 WIB

Masker
Masker Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Negara Bagian Texas, Greg Abbott, pada Selasa (2/3) telah mengumumkan bahwa pihaknya akan mencabut aturan pembatasan sosial berskala besar dengan mengijinkan seluruh kegiatan perekonomian untuk beroperasi kembali secara penuh mulai pekan depan.

"Ini waktunya membuka Texas 100 persen," kata Abbott yang merupakan politisi Partai Republikan pada Selasa (2/3), dikutip BBC.

Texas merupakan salah satu negara bagian AS yang telah mencabut aturan kewajiban menggunakan masker. Keputusan yang sudah dijalankan sejak Juli 2020 lalu tersebut sangat kontroversial dan memicu kecaman dari berbagai pihak, bahkan Partai Republikan.


ISIS Sudah Hancur tapi Belum Mati, Konsultan Keamanan: Ancaman ISIS Sangatlah Nyata

Pencabutan kebijakan pembatasan sosial tersebut juga dilakukan oleh sejumlah negara bagian lain, diantaranya Michigan, Louisiana, dan Mississippi, yang juga tidak lagi mewajibkan penggunaan masker.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat program vaksinasi Covid-19 yang sudah dimulai terbukti telah meningkatkan kepercayaan jika kehidupan normal seperti sebelum masa pandemi dapat segera kembali di Amerika Serikat.

Pada Selasa, Presiden Joe Biden juga sudah mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memiliki pasokan vaksin yang cukup untuk disuntikkan kepada seluruh orang dewasa di negara tersebut pada akhir Mei mendatang.

Meski demikian, keputusan pencabutan aturan prokes tersebut memicu pertentangan antara pihak pemerintah negara bagian dengan pemerintah pusat dan pakar kesehatan.

Pada awal pekan ini, Direktur Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular AS (CDC) telah memperingatkan bahwa pelonggaran aturan pembatasan dapat memicu terjadinya gelombang keempat wabah Covid-19.

Dari data yang ada, meski jumlah kasus infeksi dan kematian akibat virus tersebut mengalami penurunan di awal tahun 2021, namun jumlah kasus harian di AS masih cukup tinggi. Universitas Johns Hopkins mencatat bahwa secara keseluruhan AS sudah melaporkan lebih dari 28 juta kasus infeksi Covid-19 dengan 516 ribu kematian. Sementara itu, sejauh ini Texas sendiri merupakan negara bagian dengan jumlah kematian akibat Covid-19 terbesar ketiga di AS dengan 43 ribu kasus.

Pengumuman yang dibuat oleh Gubernur Greg Abbott tersebut tidak lantas membuat warga Texas terkejut mengingat sejak awal langkah penanganan wabah Covid-19 di negara bagian tersebut sarat dengan muatan politik.

Emmanuel Macron Desak Iran Kembali Patuhi Aturan Perjanjian Nuklir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia