logo


Denny Siregar: Jokowi Programnya Bagus, Tapi Komunikasinya Buruk

Entah apa kerja orang-orang komunikasi dan jubir di Istana.

3 Maret 2021 16:16 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar turut menanggapi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mencabut lampiran Perpres tentang izin investasi industri minuman keras (miras).

Denny menyoroti komunikasi pemerintahan Jokowi yang dinilai buruk. Padahal, menurut dia, program yang digulirkan oleh kepala negara terbilang bagus.

“Dan seperti biasa, seperti yang sering saya kritik, @jokowi itu program-programnya bagus, tapi komunikasinya yang buruk,” cuitnya lewat akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Rabu (3/3).


Perpres Investasi Miras Dicabut, Anak Buah Rizieq Masih Belum Puas

Dia menyesalkan banyak oknum yang memelintir Perpres investasi menjadi legalisasi miras. Selain itu, Denny juga mempertanyakan kinerja juru bicara Jokowi selama ini.

“Entah apa kerja orang-orang komunikasi dan jubir di istana itu. Maen clubhouse?,” sindirnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mencabut lampiran Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal pada Selasa, 2 Maret 2021.

Pencabutan itu dilandasi banyaknya masukan dan penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat, yakni pada lampiran ketiga yang memuat soal izin investasi industri minuman beralkohol atau minuman keras (miras).

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) serta tokoh-tokoh agama yang lain saya sampaikan lampiran perpres pembukaan investasi baru industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," ujar Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (2/3).

Soal Perpres Investasi Miras, Rocky Gerung: Buzzer Belum Sempat Bekerja Presiden Udah Cabut

Halaman: 
Penulis : Iskandar