logo


Kucing atau Anjing, Mana yang Lebih Setia sebagai Hewan Peliharaan?

Sebuah tim peneliti dari Universitas Kyoto, Jepang, melakukan eksperimen untuk mengunkap "level" kesetiaan kucing dan anjing sebagai hewan peliharaan.

2 Maret 2021 21:06 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam dunia kucing, ada sebuah ungkapan yang menyebut "kamu harus selalu dekat dengan manusia, baik mereka adalah teman atau musuhmu". Setidaknya ungkapan itu merupakan hasil dari sebuah riset yang dilakukan oleh sekolompok peneliti yang sedang mempelajari dan membandingkan level kesetiaan kucing dan anjing terhadap "majikannya".

Seperti yang selama ini diketahui, anjing cenderung hanya menerima makanan yang diberikan oleh "manusia" yang bersikap baik terhadapnya ataupun kepada pemiliknya. Sebaliknya, kucing tidak pernah mempertimbangkan hal tersebut.

Dilansir dari laman Livescience.com Menurut sebuah hasil penelitian yang dirilis pada bulan Februari lalu dalam jurnal Animal Behavior and Cognition, sebuah kelompok peneliti di Universitas Kyoto, Jepang, menggelar uji "kesetiaan" terhadap sejumlah kucing domestik dengan sebuah teknik yang sebelumnya digunakan untuk meneliti anjing.


Tak Sepenuhnya Buruk, Ini Dia 4 Manfaat Melamun, Salah Satunya Membuatmu Cerdas!

Para peneliti tersebut kemudian membagi dua kelompok orang, yakni orang yang bersikap baik terhadap baik terhadap pemilik kucing dan orang yang sama sekali tidak bersikap baik kepada pemilik kucing. Setelah itu, kedua kelompok

Kucing-kucing itu kemudian diperlihatkan saat pemiliknya mencoba dengan membuka sebuah wadah untuk mengeluarkan sebuah benda. Dalam kelompok pertama, seorang aktor bersikap baik dengan membantu pemilik untuk membuka wadah - atau dengan kata lain, mereka bertindak sebagai teman bagi pemiliknya.

Sedangkan untuk kelompok kedua, aktor lain menolak untuk membantu dan bahkan bersikap seolah menjadikan pemilik kucing tersebut sebagai musuh. Sebagai perbandingan, ada orang ketiga yang hanya duduk di sana selama kedua skenario tersebut diperagakan, tidak membantu atau menolak untuk membantu.

Setelah itu, aktor dan orang netral dari setiap percobaan menawari kucing-kucing tersebut sepotong makanan, dan para peneliti mencatat dari siapa kucing itu mengambil makanan. Setelah empat kali percobaan, kesimpulannya jelas: Kucing-kucing itu tidak peduli dari siapa mereka mengambil makanan.

Sementara itu, dalam uji coba sebelumnya, tim peneliti berhasil mengungkap bahwa anjing yang menjalani eksperimen yang sama cenderung menolak makanan yang ditawarkan oleh seseorang yang tidak membantu pemiliknya.

Jadi apakah ini berarti anjing lebih setia sedangkan kucing egois?

Kesimpulannya tentu saja tidak sesederhana itu. Kucing juga tidak bisa dibilang "tidak setia", mengingat kucing merupakan hewan yang soliter sehingga kemungkinan mereka tidak memahami apakah seseorang tersebut bersikap baik atau buruk terhadap pemiliknya.

Hand Sanitizer Ghaib Dipasaran? Tenang Kamu Bisa Pakai Ini untuk Menangkal Virus Bakteri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia