logo


Cabut Perpres Investasi Miras: Bukti Jokowi Tidak Anti Kritik

Jokowi mencabut aturan itu setelah menerima masukan dari ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya.

2 Maret 2021 17:02 WIB

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay
Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas keputusannya mencabut Perpres izin investasi minuman keras (miras) atau beralkohol.

Saleh menilai keputusan Jokowi itu merupakan langkah konkrit dalam meredam polemik di tengah masyarakat. Selain itu, pencabutan Perpres tersebut adalah bukti Jokowi tidak menutup pintu kritikan.

“Kita patut apresiasi, Presiden mendengar suara masyarakat, ini tanda bahwa dia tidak anti kritik,” ujar Saleh, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, dikutip Selasa (2/3).


Ferdinand Hutahaean: Miras Sudah Legal dari Dulu, Itu Fakta!

Menurutnya, pembatalan aturan izin miras itu didasari masukan dari sejumlah ormas dan tokoh masyarakat, seperti MUI, Muhammadiyah dan NU.

“Pencabutan itu setelah mendengar masukan ormas keagamaan, tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh daerah,” kata anggota DPR RI itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken pada 2 Februari 2021.

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) serta tokoh-tokoh agama yang lain saya sampaikan lampiran perpres pembukaan investasi baru industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," ujar Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (2/3).

Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras Usai Dengarkan MUI, Tifatul Sembiring Sentil Teddy Gusnaidi Begini

Halaman: 
Penulis : Iskandar