logo


Pakar IT Peringatkan Warga AS Bersiap Jadi Sasaran Serangan Siber

CEO FireEye mengeluarkan peringatan bahwa serangan siber berpotensi terjadi setiap saat dimana masyarakat AS juga akan menjadi sasarannya.

2 Maret 2021 17:15 WIB

Serangan Siber
Serangan Siber RT.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perusahaan keamanan siber FireEye telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Amerika Serikat bahwa mereka akan menjadi sasaran serangan siber besar berikutnya, baik disadari atau tidak, dimana serangan siber tersebut dapat mengganggu dan mengacaukan layanan seluler hingga melumpuhkan jaringan internet.

“Konflik berikutnya di dunia maya, mau tidak mau warga negara Amerika akan terseret ke dalamnya," kata CEO FireEye Kevin Mandia kepada Axios pada Minggu (28/2), dikutip RT.com.

“Orang-orang bahkan tidak tahu semua hal yang mereka sangat andalkan selama ini. Tiba-tiba rantai pasokan mulai terganggu karena komputer tidak berfungsi," lanjutnya.


Sudah Dapat Sanksi Internasional, tapi Program Nuklir Korut Semakin Mengkhawatirkan

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat harus memastikan keamanannya di dunia maya secara maksimal agar terlindung dari serangan siber.

"Jika Anda dapat diretas, maka Anda sudah diretas," lanjutnya.

“Keamanan siber sebenarnya tidak ada habisnya. Anda harus meningkatkannya setiap hari," kata Mandia.

Sementara itu, CEO Forum Ekonomi Dunia Klaus Schwab pada November lalu juga telah mengingatkan bahwa serangan siber berpotensi menyebabkan kerusakan yang jauh lebih buruk daripada wabah Covid-19 sekalipun.

"Serangan semacam itu dapat menghentikan pasokan listrik, transportasi, layanan rumah sakit, dan melumpuhkan aktivitas masyarakat secara keseluruhan," kata Schwab dalam sebuah pidato video.

Untuk itu, ia mendesak semua negara untuk memanfaatkan situasi krisis Covid-19 sebagai kesempatan untuk mengambil pembelajaran dari isu keamanan siber serta meningkatkan kesiapan untuk menghadapi potensi pandemi siber.

Krisis Politik Semakin Mencekam, ASEAN Segera Mulai Komunikasi dengan Militer Myanmar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia