logo


Investasi Miras Diizinkan di Papua, Gubernur Sebut Masyarakat Aman Tanpa Miras

Gubernur Papua akan mengkaji ulang terkait penerapan perpres investasi miras di wilayahnya.

2 Maret 2021 08:00 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi tribunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah telah membuka investasi asing untuk penanaman modal di industri minuman beralkohol atau minuman keras (miras) di empat provinsi yakni Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, dan Papua. Peraturan terkait investasi miras tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe mengataka bahwa Pemprov secara tegas melarang investasi miras di Papua. Pasalnya, Perpres terkait investasi miras tersebut bertolak belakang dengan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 13 Tahun 2015 tentang Pelarangan Miras di Papua.

Lukas mengatakan bahwa masyarakat Papua nyaman tanpa miras. Ia menilai miras selama ini menjadi salah satu penyebab Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kecelakaan, dan tindakan kejahatan lainnya.


Heran Ketua PDIP Jatim Dukung Investasi Miras, PWNU: Kita Doakan Beliau Sadar

Ia pun akan mengkaji ulang terkait penerapan perpres investasi miras di wilayahnya.

"Sehigga dengan adanya peraturan baru ini, akan kami lhat kembali bagaimana ke depannya," kata Lukas seperti dilansir Antara, Senin (1/3/2021).

Said Aqil: Rela Terhadap Investasi Miras, Maka Jangan Salahkan Kalau Bangsa Rusak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati