logo


Putin Klaim Vaksin-vaksin Buatan Rusia Efektif Cegah Penyebaran Varian Baru Covid-19

Presiden Rusia mengatakan bahwa sejumlah vaksin buatan Rusia telah teruji efektif mencegah infeksi yang disebabkan oleh varian baru Covid-19

1 Maret 2021 21:27 WIB

Vladimir Putin
Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa vaksin-vaksin buatan dalam negerinya telah teruji efektif melawan infeksi yang disebabkan oleh varian baru Covid-19. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah pertemuan dengan kepala Badan Medis-Biologi Federal Rusia, Veronika Skvortsova.

"Seperti yang diberitahukan kepada saya, vaksin yang kami miliki efektif melawan jenis (varian baru Covid-19) ini yang sejauh ini sudah membuat takut semua orang di Eropa dan banyak tempat lain. Uji coba sejumlah vaksin ini menunjukkan bahwa obat kami telah efektif melawan varian ini," kata Putin dikutip dari Sputniknews.

Skvortsova juga mengkonfirmasi bahwa ada beberapa kasus infeksi varian baru Covid-19 yang sudah muncul di Rusia. Ia mencatat bahwa setidaknya ada 3.500 varian mutasi yang sudah teridentifikasi, tetapi hanya 7 varian diantaranya yang sudah menyebar pada lebih dari 5 persen populasi rakyat Rusia.


Mantan Presiden Uni Soviet: Perang Nuklir Tidak Dapat Dimenangkan dan Seharusnya Tidak Pernah Dilakukan

"Dan dalam hal ini, domain reseptor dalam populasi kami tidak berubah, dan semua vaksin kami, 'Sputnik' dan vaksin yang diproduksi oleh 'Vector', bekerja dengan baik," katanya.

Otoritas Rusia sebelumnya mengatakan bahwa negara tersebut telah membuka 4.000 pusat vaksinasi dan memproduksi setidaknya 10 juta dosis vaksin Sputnik V serta 80.000 dosis vaksin EpiVacCorona.

Secara keseluruhan, Rusia berencana untuk memproduksi lebih dari 88 juta dosis vaksin anti-coronavirus selama enam bulan pertama tahun 2021, termasuk 83 juta dosis Sputnik V dan 5,4 juta dosis EpiVacCorona, dan juga vaksin Covid-19 bernama CoviVac yang dikembangkan oleh Pusat Ilmiah Federal Chumakov dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia yang baru-baru ini didaftarkan.

Ketergantungan AS terhadap Minyak Rusia Meningkat di Bawah Pemerintahan Joe Biden

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia