logo


Karhutla Kembali Terjadi, Effendi Sianipar: Aparat Penegak Hukum Harus Bertindak Tegas

Pembakar hutan harus dihukum sesuai Undang-undang agar mereka mendapatkan efek jera

1 Maret 2021 17:34 WIB

Karhutla NTT
Karhutla NTT Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Aksi kebakaran hutan (Karhutla) kembali terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Anggota Komisi IV DPR RI, Effendi Sianipar mengingatkan agar upaya antisipasi, penanggulangan bencana dan penindakan tegas bagi para pelaku Karhutla ditegakkan oleh penegak hukum.

Dirinya kembali mengingatkan ancaman dari Presiden Joko Widodo sejak tahun 2016 lalu, tentang pencopotan jabatan bagi Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, hingga Kapolres jika di daerahnya terjadi kebakaran hutan lantas membesar dan tidak tertangani dengan baik.


Tak Hanya Dinobatkan Sebagai Raja, Jokowi Juga Serahkan Ini di Palembang...

"Aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan. Pembakar hutan harus dihukum sesuai Undang-undang agar mereka mendapatkan efek jera," kata Effendi Sianipar di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Anggota DPR Fraksi PDI-Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) Riau I ini menyebut musim kemarau perkara Karhutla sudah menjadi masalah yang terus berulang. Karena itu, uapaya pencegahan sudah harus dimiliki setiap daerah.

"Pemerintah pusat dan daerah, sudah memilik rencana pencegahan yang matang dan detail terkait hal tersebut. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak berhasil melakukan penanggulangan," pungkasnya.

Diketahui berdasarkan data berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), per hari ini Senin (1/3/2021) telah ditemukan titik api akibat Karhutla yang menyebabkan kabut asap di daerah Kalimantan, Provinsi Aceh, Sibolga dan Provinsi Riau.

Jokowi Serahkan Langsung SK Perhutanan, Netizen: Camat Juga Bisa Kali!

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar