logo


PKS Minta Pemerintah Aktif Sosialisasikan Efektifitas GeNose

Menurutnya Menristek bersama tim peneliti GeNose dari Universitas Gajah Mada harus dapat menjelaskan kepada publik bahwa GeNose efektif dalam mendeteksi Covid-19 berdasarkan pemeriksaan hembusan nafas, sama seperti rapid test atau PCR.

1 Maret 2021 16:40 WIB

Pertamina salurkan swab chamber karya anak bangsa ke RS rujukan Covid-19 di Bandung Raya
Pertamina salurkan swab chamber karya anak bangsa ke RS rujukan Covid-19 di Bandung Raya Pertamina MOR III

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto minta Menristek/BRIN, Bambang Brodjonegoro agar aktif melakukan sosialisasi efektifitas GeNose kepada masyarakat.

Menurutnya Menristek bersama tim peneliti GeNose dari Universitas Gajah Mada harus dapat menjelaskan kepada publik bahwa GeNose efektif dalam mendeteksi Covid-19 berdasarkan pemeriksaan hembusan nafas, sama seperti rapid test atau PCR.

"Pihak GeNose perlu menginfokan ke publik tingkat akurasi genose dibandingkan dengan rapid test atau PCR. Tentu saja tingkat akurasi alat tersebut diakui oleh lembaga pengawas semisal BPOM. Tingkat akurasi tersebut tentu didasarkan uji dengan standar ilmiah yang baku transparan dan akuntabel," kata Mulyanto, Senin (1/3/2021).


Keluarga Anggota DPR Divaksinasi, Epidemiolog: Bisa Jadi Salah Sasaran

Mulyanto menambahkan sampai saat ini GeNose masih dapat digunakan, sambil terus dilakukan upaya pengembangan.

Politisi PKS ini menegaskan bahwa tim peneliti harus terus melakukan inovasi untuk meningkatkan efektifitas GeNose.

"Karena masyarakat membutuhkan alat deteksi Covid-19, yang akurat, cepat, aman, dan sudah barang tentu murah,” tuturnya.

Genose memenuhi hampir semua hal yg diinginkan masyarakat tersebut dibanding alat uji cepat lainnya," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota tim peneliti GeNose Universitas Gajah Mada, Dian Kesumapramudya, menjelaskan bahwa GeNose relatif lebih efektif mendeteksi Covid-19 dibandingkan SpiroNose. Meskipun sama-sama menggunakan hembusan nafas untuk mendeteksi Covid-19 tapi desain dan teknologi yang digunakan berbeda.

"Saat melihat dan membaca desain SpiroNose Belanda di laman daring resminya, kami telah memperkirakan bahwa akan terjadi masalah akurasi.

Kekurangan desain itu telah kami mitigasi sejak awal kami mendesain sistem untuk GeNose," ujar Dian.

Dukung Vaksinasi Mandiri, PDIP: Agar Perekonomian Pulih

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar