logo


Hapus Santunan Korban Covid-19 Rp 15 Juta, Risma: Sebetulnya Enggak Boleh, Itu Kesalahan Administrasi

Risma juga mengatakan bahwa Kemensos tidak memiliki anggaran untuk santunan korban Covid-19

1 Maret 2021 07:30 WIB

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ist

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Meteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan bahwa pihaknya akan menghapuskan santunan senilai Rp 15 juta kepada kelurag koban Covid-19. Ia mengatakan bahwa Kemensos tidak memiliki anggaran untuk program santunan tersebut.

"Dapat dari mana uangnya? Jadi enggak mungkin saya mengadakan juga dari mana," kata Risma di sela penyerahan bantuan masker, di Balai Kota Surabaya, Minggu (28/2/201).

Risma mengatakan ada kesalaam administrasi dalam program santunan korban Covid-19. Ia menyebut program tersebut tidak memiliki izin dari Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti.


Setelah Hampir Sepuluh Bulan, Pemerintah Sri Lanka Akhirnya Ijinkan Jenazah Pasien Covid-19 untuk Dikubur

"Sebetulnya itu enggak boleh, sudah melampaui kewenangan dari Direktur (Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti). Pertama, itu kesalahan administrasi," ujarnya.

Tidak hanya itu, Risma juga mengatakan bahwa sejak tahun lalu Kemensos tidak memiliki data yang jelas terkait keluarga korban Covid-19. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menggeser anggaran bantuan sosial (bansos) bagi warga yang tedampak Covid-19 untuk program santunan Rp 15 juta bagi keluarga korban Covid-19.

"Kedua, saat itu tidak dihitung berapa jumlah korban. Sehingga saat itu kurang duitnya. Untuk tahun lalu saja kurang (uang). Kan enggak mungkin yang besar di Kemensos untuk bantuan sosial, itu warga sudah menunggu, enggak mungkin dipindah," pungkasnya.

WHO Sebut Program Pendistribusian Vaksin Covid-19 bagi Negara Miskin Terancam Gagal

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati