logo


Serangan Udara AS di Suriah adalah Pesan untuk Iran, Joe Biden: Hati-hati

Joe Biden memberikan sinyal bahwa seragan AS di Suriah pada Kamis lalu adalah bentuk pesan peringatan AS terhadap Iran

27 Februari 2021 12:00 WIB

Joe Biden
Joe Biden istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat pada Kamis lalu telah melancarkan serangan udara di wilayah Suriah terhadap apa yang mereka yakini sebagai fasilitas milik kelompok militan yang selama ini didukung oleh Iran. Pentagon mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai aksi balasan atas serangan roket yang belakangan ini dilancarkan oleh kelompok militan terhadap fasilitas militer AS di Irak.

Saat ditanya oleh wartawan apakah serangan udara AS tersebut merupakan sebuah pesan peringatan kepada Iran, Presiden AS Joe Biden berkata: "Anda tidak dapat bertindak dengan impunitas (bebas dari hukuman). Hati-hati."

Menurut Departemen Pertahanan AS, serangan rudal Amerika adalah "tanggapan militer yang proporsional" terhadap sejumlah serangan terhadap aset militernya di Irak yang terjadi pada bulan Februari ini, termasuk serangan rudal yang jatuh tak jauh dari kantor kedubes AS di Baghdad beberapa hari lalu.


AS Hanya Akan Mengakui Crimea sebagai Wilayah Ukraina, Bukan Milik Rusia

Sementara itu, Iran pada Jumat (26/2) mengecam serangan udara AS tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan "agresi" dan "pelanggaran hukum internasional". Iran juga menegaskan bahwa kehadiran AS di Suriah adalah ilegal.

Serangan udara AS dilaporkan telah menghancurkan dua bangunan dan merusak sembilan bangunan lainnya. Menurut Pentagon, bangunan tersebut digunakan oleh kelompok milisi Syiah Kata'ib Hezbollah dan militan lain yang diyakini telah melakukan serangan terhadap aset militer Amerika di Irak.

Militer Myanmar Pindahkan Lokasi Penahanan Aung San Suu Kyi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia