logo


AS Hanya Akan Mengakui Crimea sebagai Wilayah Ukraina, Bukan Milik Rusia

Presiden Joe Biden menegaskan bahwa Crimea adalah wilayah milik Ukraina

27 Februari 2021 10:45 WIB

Joe Biden
Joe Biden NBC News

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Jumat menegaskan bahwa pihaknya tidak akan setuju jika wilayah semenanjung Crimea kembali bergabung dengan Rusia. Ia juga mengatakan bahwa Amerika Serikat mengakui bahwa Crimea merupakan wilayah milik Ukraina.

"Amerika Serikat tidak akan pernah mengakui tindakan pencaplokan wilayah Rusia di semenanjung tersebut dan akan berdiri bersama Ukraina dalam melawan tindakan agresif Rusia tersebut," kata Joe Biden dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sputniknews.

Ia menuding Rusia selama ini telah melakukan agresi dan penindasan di wilayah Ukraina dan berjanji akan mengadilinya.


Ini Alasan Bill Gates Ogah Ikut Elon Musk Main Bitcoin

Biden juga menyebut pemerintah Rusia telah melanggar undang-undang internasional dan integritas teritorial Ukraina.

Crimea diketahui merupakan wilayah bekas Uni Soviet yang diberikan kepada Ukraina pada tahun 1954 oleh pemimpin Uni Soviet waktu itu, Nikita Khrushchev. Mayoritas penduduk Crimea pada Maret 2014 memilih untuk memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung kembali dengan Rusia dalam referendum yang ditolak oleh Kiev, AS, dan sejumlah negara barat. Komunitas internasional juga menilai referendum tersebut sebagai tindakan ilegal.

Pengecut, Suriah Kecam Serangan Udara AS terhadap Fasilitas di Dekat Perbatasan Irak

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia