logo


Pengecut, Suriah Kecam Serangan Udara AS terhadap Fasilitas di Dekat Perbatasan Irak

Pemerintah Suriah mengecam tindakan AS melakukan serangan udara di wilayah teritorialnya.

27 Februari 2021 10:15 WIB

Ilustrasi Serangan Udara
Ilustrasi Serangan Udara istimewa

DAMASKUS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Suriah mengecam serangan udara yang dilakukan oleh AS terhadap sejumlah area di dalam teritorialnya yang berdekatan dengan perbatasan Irak, dan menyebutnya sebagai tindakan "pengecut".

Kementerian Luar Negeri Suriah pada Jumat (26/2) menilai serangan AS tersebut hanya akan meningkatkan situasi ketegangan di kawasan Timur Tengah.

"Suriah mengutuk agresi militer pengecut AS pada area di Deir Ez-Zor dekat dengan perbatasan Suriah-Irak, yang tidak sesuai dengan undang-undang internasional...Suriah memperingatkan jika langkah tersebut akan...meningkatkan situasi (ketegangan) di kawasan," kata Kementerian Luar Negeri Suriah dikutip kantor berita SANA.


Dubes Myanmar Minta PBB Keluarkan Tindakan Tegas untuk Akhiri Aksi Kudeta Militer

"Suriah meminta kepada Amerika Serikat untuk mengubah pendekatan agresifnya terhadap negara kami, berhenti memberikan dukungan dalam bentuk apapun kepada organisasi teroris, yang menargetkan Suriah dan rakyatnya," tambahnya.

Pada Kamis (25/2), AS melancarkan sejumlah serangan udara terhadap fasilitas-fasilitas yang mereka anggap sebagai fasilitas milik kelompok militan yang selama ini mendapat dukungan dari Iran. Serangan tersebut dilakukan sebagai aksi balas dendam AS terhadap serangan roket yang dilakukan oleh kelompok militan terhadap fasilitas pasukan AS pada pertengahan Februari lalu.

Serangan AS di wilayah Suriah tersebut juga mendapat kecaman dari Rusia. Menlu Sergei Lavrov juga menyebut bahwa tindakan AS tersebut melanggar UU internasional.

Ini Alasan Bill Gates Ogah Ikut Elon Musk Main Bitcoin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia