logo


Viral Moge Ditendang Paspampres, Anggota: Itu Ringan, Aturannya Ditembak

Wisnu mengatakan bahwa rombongan moge sudah diperingatkan agar tidak menerobos area VVIP Istana Kepresidenan

27 Februari 2021 05:30 WIB

Ilustrasi geng motor gede (moge).
Ilustrasi geng motor gede (moge). google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan pengendara moge ditendang Paspampres. Pada video tersebut terlihat seorang pengendara moge terjatuh karena ditendang oleh Paspampres.

Sementara itu, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf. Wisnu Herlambang membenarkan terkait video yang viral tersebut. Ia mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Paspampres sudah sesuai aturan lantaran pengendara moge menerobos area VVIP Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP di aturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam," kata Wisnu kepada wartawan, Jumat (26/2/2021).


Masih Berduka, Jokowi Tetap Ikuti Sidang KTT G-20 dari Istana Bogor

Wisnu mengatakan bahwa rombongan moge sudah diperingatkan agar tidak menerobos area VVIP Istana Kepresidenan. Namun, kata Wisnu, rombongan moge tersebut tetap berusaha menerobos masuk ke Ring 1 sehingga diambil tindakan sebagai bentuk pengamanan.

"Kita kan tidak tahu dia mau menerobos mau apa, mau sabotase, mau apa. Jadi kita bentuk kewaspadaan karena kita tidak bisa menduga orang menerobos Ring 1 itu mau ngapain. Jadi, kita harus lumpuhkan," tuturnya.

"Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan prosedurnya," lanjutnya.

 

Jokowi Panen Kritikan Terkait Penanganan Corona, Istana: Sebenarnya Trust Sangat Tinggi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati