logo


Sanksi AS Nggak Dicabut, Huawei Ingin Banting Setir Jadi Produsen Mobil Listrik

Huawei dikabarkan akan mengalihkan fokus bisnisnya menjadi produsen kendaraan listrik, dan akan segera merilis sejumlah model di tahun ini

26 Februari 2021 19:51 WIB

Huawei
Huawei Metro

BEIJING, JITUNEWS.COM - Raksasa teknologi China, Huawei, berencana membuat mobil listrik dimana mereka kemungkinan akan merilis sejumlah model pada tahun ini untuk menyelamatkan bisnisnya yang selama ini telah dijatuhi sanksi oleh pemerintah AS. Hal tersebut disampaikan oleh empat narasumber anonim kepada CNA.

Menurut dua narasumber, perusahaan milik Ren Zhengfei tersebut saat ini tengah bernegosiasi dengan sejumlah perusahaan otomotif untuk menggunakan fasilitas perakitan mereka dalam proses manufaktur kendaraan listrik tersebut.

Rencana produksi kendaraan listrik tersebut tentunya akan menjadi pergeseran arah bisnis Huawei yang sangat signifikan usai hampir dua tahun ini terjerat sanksi AS sehingga mereka kehilangan akses ke rantai pasokan dan bahkan terpaksa menjual sebagian bisnis smartphone-nya, yakni anak perusahaan Honor, untuk menyelamatkan perusahaan tersebut.


Setelah Hampir Sepuluh Bulan, Pemerintah Sri Lanka Akhirnya Ijinkan Jenazah Pasien Covid-19 untuk Dikubur

Huawei masuk ke dalam daftar hitam AS usai pemerintah Donald Trump menuding perusahaan tersebut dikendalikan oleh pemerintah China untuk kepentingan spionase. Dengan sanksi tersebut, Huawei tak dapat menjalin kerja sama dengan perusahaan asal AS, termasuk tidak lagi menerima layanan Google service pada bisnis androidnya.

Seorang narasumber lain menambahkan bahwa Richard Yu, kepala bagian konsumen Huawei yang selama ini berhasil membuat Huawei menjadi produsen smartphone terbesar di dunia, akan mengalihkan fokusnya menuju proyek pembangunan kendaraan listrik.

Namun, seorang juru bicara perusahaan membantah rencana Huawei terkait produksi mobil listrik tersebut.

"Huawei bukanlah produsen mobil. Namun, melalui ICT (teknologi informasi dan komunikasi), kami bertujuan untuk menjadi penyedia komponen, membuat peralatan suku cadang OEM untuk membangun kendaraan yang lebih baik," katanya, dikutip Channel News Asia.

Nggak Cuma Selebritis, Bahkan Ratu Elizabeth Juga Minta Warga Inggris Ikut Vaksinasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia