logo


Khawatir Banyak Warga AS yang Menolak Vaksin, Joe Biden Gelar Kampanye Edukasi Besar-besaran

Pemerintah AS akan menggelar kampanye besar-besaran untuk mengedukasi masyarakat AS mengenai keamanan dan efektifitas vaksin Covid-19

26 Februari 2021 17:15 WIB

Joe Biden
Joe Biden istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Kamis (25/2) mengatakan bahwa pemerintah AS akan menggelar kampanye besar-besaran untuk mengedukasi warga msayarakat mengenai vaksin Covid-19.

"Kami akan meluncurkan kampanye besar-besaran untuk mengedukasi masyarakat mengenai vaksin (Covid-19), jika vaksin-vaksin tersebut aman dan efektif," kata Biden dikutip Channel News Asia.

"Kami juga akan mengajak pemimpin dan tokoh masyarakat untuk mengedukasi dan mendorong orang-orang agar mau divaksinasi," tambahnya.


Dubes Uni Eropa Diusir dari Venezuela, AS: Rezim Maduro semakin Terisolir

Joe Biden sendiri juga sudah menjadikan program vaksinasi Covid-19 sebagai prioritasnya agar situasi pandemi yang sudah menewaskan lebih dari setengah juta warga AS segera berakhir.

Meski permintaan akan pasokan vaksin Covid-19 saat ini masih tinggi, namun sejumlah pejabat pemerintah AS masih khawatir jika jumlah masyarakat yang menolak untuk mendapat suntikan vaksin semakin meningkat, sehingga hal itu akan menghambat program vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya, pada pertengahan Februari lalu Pentagon mengatakan bahwa sepertiga jumlah personil militer AS saat ini masih menolak untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Alasannya, vaksin Covid-19 yang ada masih belum mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.

"Kami di militer pada dasarnya merupakan cerminan dari tingkat penerimaan di masyarakat AS," kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada para wartawan.

Sekjen Bantah Vaksinasi Anggota DPR Digelar Tertutup

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia