logo


Dubes Uni Eropa Diusir dari Venezuela, AS: Rezim Maduro semakin Terisolir

Pemerintah AS mengencam tindakan pemerintahan Nicolas Maduro yang mengusir keluar Dubes Uni Eropa untuk Venezuela

26 Februari 2021 16:00 WIB

Gedung Putih AS
Gedung Putih AS istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat mengecam keputusan pemerintah Venezuela yang mengusir keluar dubes Uni Eropa dari wilayah negara Amerika Latin tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price mengatakan bahwa langkah tersebut membuat Venezuela semakin terkucilkan dari komunitas internasional.

"Pemerintahan (Nicolas) Maduro telah mencopot salah satu pemenang internasional yang berjuang untuk demokrasi Venezuela dan hak asasi rakyat Venezuela," kata Ned Price dikutip Reuters.

"Tindakan ini hanya akan membuat rezim Maduro semakin terisolir dan dunia (internasional) tetap bersatu meminta kembalinya demokrasi di Venezuela," tambahnya.


Terombang-Ambing di Laut Andaman selama 4 Hari, 81 Pengungsi Rohingya Berhasil Diselamatkan

Diusirnya dubes Uni Eropa untuk Venezuela, Isabel Brilhante, membuat Uni Eropa mengambil tindakan yang sama terhadap dubes Venezuela.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Uni Eropa menilai tindakan pemerintah Venezuela tersebut sangat bertolak belakang dengan tujuan Uni Eropa dalam membangun hubungan dan kerja sama dengan negara-negara dunia ketiga.

Sementara itu, perwakilan Venezuela untuk Uni Eropa dalam cuitannya mengatakan: "Kemerdekaan dan kedaulatan negara kami tidak dapat dinegosiasikan. Venezuela harus dihormati."

Parlemen Belanda Sebut China Lakukan Genosida terhadap Muslim Uighur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia