logo


Sesalkan Juliari-Edhy Prabowo Divaksin Duluan, ICW: Mereka Bukan Garda Terdepan

ICW meminta pemerintah meninjau ulang pemberian vaksin kepada para tahanan KPK

26 Februari 2021 12:21 WIB

Ilustrasi tahanan KPK
Ilustrasi tahanan KPK Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Dewi Angraini menyesalkan sejumlah tahanan KPK, termasuk eks Mensos Juliari Batubara dan Eks Menteri KKP Edhy Prabowo yang disuntik vaksin Covid-19 duluan. Menurutnya, tidak ada urgensinya pemberian vaksin kepada tahanan KPK.

"ICW tidak melihat urgensi pemberian vaksin kepada tahanan-tahanan KPK. Menurut kami sangat tidak tepat ya. Melihat kesahihan data Kemenkes saja, bisa diragukan bahwa pasti belum semua nakes atau kelompok prioritas lainnya yang menjadi target vaksin tahap 1 itu mendapatkan vaksin, sekarang sudah akan diberikan kepada tahanan KPK," kata Dewi Anggraeni, kepada wartawan, Jumat (26/2/2021).

Dewi meminta pemerintah meninjau ulang pemberian vaksin kepada para tahanan KPK. Menurutnya, tahanan KPK bukanlah garda depan yang perlu diprioritaskan. Ia mengatakan masih banyak tenaga kesehatan yang belum mendapat vaksin Covid-19.


Ajak Masyarakat Divaksin, Kang Maman: Itu Mempercepat Kita Melawan Covid-19

"Sebaiknya pemerintah, Kemenkes, dan KPK sendiri meninjau ulang dan membatalkan rencana itu. Tahanan KPK bukan garda terdepan yang harus mendapatkan vaksin tahap 1," ujar Dewi.

"Tapi lagi-lagi harus dilihat lagi apa prioritasnya? Sedangkan semua nakes saja belum berhasil divaksin. Pemerintah harus lebih gencar ke kelompok prioritas dahulu, apalagi jumlah vaksin kan masih terbatas. Utamakan garda terdepan untuk penanganan COVID-19, lalu baru bisa beralih ke lapisan berikutnya," pungkasnya.

Sukseskan Vaksinasi Covid-19 bagi Awak Media, Menkominfo Sebut Penting untuk Jaga Herd Immunity

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati