logo


Akui Buzzer Sengaja Dihadirkan Saat Kampanye, JK: Mereka Sumber Segala Kekacauan

JK sebut buzzer harusnya selesai bekerja saat pemilu berakhir

26 Februari 2021 10:04 WIB

Jusuf Kalla
Jusuf Kalla istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) kembali menyinggung terkait buzzer. Ia mengakui bahwa buzzer sengaja dihadirkan saat kampanye.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa buzzer bekeja untuk menyampaikan hal-hal positif terhadap kandidat yang didukungnya. Begitu juga diminta mengkritisi kekurangan-kekurangan yang dimiliki kandidat lawan.

"Sebenarnya buzzer itu mulai pada setiap kampanye. Tapi itu biasa saja, bagaimana memuji pasangan calon yang didukungnya atau mencela lawannya," kata JK seperti dilansir detikcom, Jumat (26/2/2021).


Politikus PKS: Buzzer Itu Laksana Lalat

Meski demikian, JK mengatakan bahwa buzzer tersebut seharusnya berhenti bekerja ketika pemilu berakhir. Namun ia menyayangkan buzzer masih dipelihara sampai saat ini untuk saling menyerang.

Ia menyebut buzzer adalah sumber segala kekacuan, sehingga seharusnya tidak perlu lagi ada buzzer.

"Jadi tolonglah siapa itu yang bisa memperbaiki. Sebab sumber segala kekacauan adalah buzzer-buzzer itu. Seharusnya sudah lah, tidak perlu lagi ada pencitraan yang macam-macam. Tidak perlu lagi merusak nama orang, biar demokrasi berjalan dengan baik," sambungnya.

Ungkap Kekurangan Anies Saat Tangani Banjir, Pak RT di Jakbar: Beliau Tak Punya Buzzer

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati