logo


SBY Tuding Moeldoko Dalang Kudeta Demokrat, Relawan Jokowi: Tak Perlu Cari Perhatian

Projo mengaku kecewa terhadap SBY yang turut menyeret Moeldoko dalam konflik internal Demokrat.

26 Februari 2021 05:30 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Isu kudeta kepemimpinan Partai Demokrat masih terus bergulir hingga saat ini. Situasi kian memanas usai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuding Moeldoko sebagai dalang dari upaya pengambilalihan pimpinan partai dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Pro Jokowi (Projo) mengaku kecewa terhadap SBY yang turut menyeret Moeldoko dalam konflik internal Demokrat.

“Saya dan teman-teman sukarelawan kecewa dengan pernyataan Pak SBY, menuduh tanpa alasan Pak Moel (Meoldoko) ingin mencampuri urusan internal Partai Demokrat,” ujar Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).


SBY Sampai Turun Gunung, Tanda Demokrat Kian Darurat

Handoko memperingatkan SBY agar tak mencari perhatian publik dengan menyudutkan Moeldoko.

“Pimpinan partai tidak perlu mencari perhatian dengan menjadikan Pak Moeldoko seolah menjadi musuh kader Demokrat,” lanjutnya.

Menurutnya, Moeldoko sama sekali tak ada kaitannya dengan isu kudeta yang digembar-gemborkan AHY beberapa waktu lalu.

Dia juga menyesalkan pernyataan SBY soal Demokrat tidak diperjualbelikan -seolah Moeldoko akan melakukan hal itu.

“Terkait kalimat Pak SBY yang menyebut ‘Demokrat Not For Sale’, tuduhan itu saya kira sangat tidak relevan dengan Pak Moeldoko. Apa urusannya?” tegasnya.

Peringatan Keras Ferdinand ke Waketum MUI: Jangan Jadi Penebar Fitnah dan Kebencian!

Halaman: 
Penulis : Iskandar