logo


Peringatan Keras Ferdinand ke Waketum MUI: Jangan Jadi Penebar Fitnah dan Kebencian!

Anwar Abbas sebelumnya menyebut Presiden Joko Widodo seharusnya ditahan seperti Habib Rizieq Shihab atas kerumunan yang terjadi saat kunjungan kerja di Maumere, NTT.

26 Februari 2021 04:30 WIB

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaen.
Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memberi peringatan keras kepada Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas agar tak menjadi penebar fitnah.

Hal itu terkait pernyataan Anwar Abbas bahwa Presiden Joko Widodo seharusnya ditahan seperti Habib Rizieq Shihab atas kerumunan yang terjadi saat kunjungan kerja di Maumere, NTT.

“Kalau Rizieq ditahan karena tindakannya, maka logika hukumnya, supaya keadilan tegak dan kepercayaan masyarakat kepada hukum dan para penegak hukum bisa tegak, maka Presiden Jokowi tentu juga harus ditahan,” kata Anwar.


SBY Yakin Moeldoko Terlibat Isu Kudeta Partai Demokrat, PKB: Agak Emosi Jiwa

Namun, Ferdinand menilai tudingan Anwar Abbas itu menyesatkan. Pasalnya, menurut dia, kasus kerumunan saat kedatangan Jokowi bukan sebuah tindak pidana seperti yang dilakukan Rizieq.

“Pernyataan-pernyataan seperti ini bisa masuk kategori fitnah kepada Presiden atau sebagai pribadi, karena Jokowi baik sebagai presiden atau sebagai pribadi dituduh melakukan sesuatu perbuatan pidana yang tenyata tidak dan bukan pidana,” cuitnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Jumat (26/2).

Dia lantas mengingatkan Anwar Abbas untuk berhati-hati dalam menyampaikan argumen. Sebab, tidak baik seorang petinggi MUI justru menjadi penebar kebencian.

“Hati-hati pak MUI, jangan jadi penebar fitnah dan kebencian,” tegas Ferdinand.

Sebelumnya, Waketum MUI Anwar Abbas membandingkan dua kasus kerumunan Jokowi dengan Rizieq Shihab. Menurutnya, pelanggaran protokol kesehatan itu dilakukan oleh dua tokoh yang mempunyai pengaruh besar di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, Anwar berharap pihak kepolisian bisa bertindak adil secara hukum dalam memperlakukan kedua kasus tersebut.

“Masalahnya, Pak Jokowi juga sudah melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Habib Rizieq,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (25/2).

SBY Sampai Turun Gunung, Tanda Demokrat Kian Darurat

Halaman: 
Penulis : Iskandar