logo


SBY: Partai Demokrat Bukan untuk Diperjualbelikan

SBY sebut Demokrat bukan partai yang kaya raya dari segi materi

25 Februari 2021 05:30 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11).
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan ada pihak yang akan membeli Demokrat saat gerakan pengambilalihan kepemimpinan berhasil.

Sayangnya, SBY tak menjelaskan sosok ‘pembeli’ yang disebutkannya itu. Namun, ia memastikan bahwa Demokrat akan memasuki masa suram jika rencana kudeta sukses dijalankan.

“Pada kesempatan ini, bagi orang luar yang punya ambisi untuk merebut dan membeli partai Demokrat,” ujar SBY lewat video keterangannya, Rabu (24/2/2021).


Bakal Jadi Benteng dan Bhayangkara Partai Demokrat, SBY: Ini Sumpah Saya!

SBY menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak diperjualbelikan. Presiden keenam RI itu memastikan pihaknya tak tergiur dengan nominal yang disodorkan.

“Saya katakan dengan tegas dan jelas. Partai Demokrat not for sale,” tegas SBY.

“Partai kami bukan untuk diperjualbelikan, meskipun Demokrat bukan partai yang kaya raya dari segi materi,” pungkasnya.

Kader Demokrat Tak Boleh Gentar Hadapi Kudeta, SBY: Jangan Takut Kita Berada di Jalan yang Benar

Halaman: 
Penulis : Iskandar