logo


Tanggapi Marzuki Alie, Demokrat: Sanksi Dipecat Itu Ringan Banget

Demokrat sebut pemecatan kader dilakukan sesuai aturan internal partai

24 Februari 2021 14:26 WIB

Mantan Ketua DPR sekaligus Politikus Partai Demokrat, Marzuki Alie
Mantan Ketua DPR sekaligus Politikus Partai Demokrat, Marzuki Alie Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi pernyataan politikus senior Marzuki Alie yang menyebut pemecatan kader adalah cerminan kepemimpinan yang otoriter. Menurutnya, sanksi pemecatan bagi kader yang terlibat isu kudeta tergolong ringan.

"Kalau bernegara, ada aturan yang mesti kita patuhi sebagai warga negara, termasuk konsekuensinya jika kita tidak mematuhinya," kata Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

"Begitu juga dalam berorganisasi. Ada aturan, ketentuan, yang harus dipatuhi. Jika ada pengkhianat, berkomplot dengan pihak eksternal untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat dengan motif keuntungan pribadi dan kelompok, menggunakan tipu daya, termasuk hoax dan fitnah, dalam mempengaruhi kader dan mantan kader, dapat sanksi dipecat itu sudah ringan banget," sambungnya.


Desakan Pemecatan Jhoni Ali Marbun Menggema, Demokrat: Mereka Tak Rela Satu Atap dengan Pengkhianat

Herzaky lantas menganalogikan kader yang terlibat isu kudeta dengan anggota keluarga yang berkomplot dengan parampok. Menurutnya, tidak ada yang salah apabila anggota keluarga tersebut dikeluarkan dari rumah karena sudah membuat ketidaknyamanan.

"Misalnya, ada rampok mencoba masuk rumah kita, berkomplot dengan salah satu penghuni rumah kita, lalu kita ajak diskusi dulu pelakunya? Buka ruang komunikasi? Salah satu penghuni rumah kita yang buka pagar belakang diam-diam, lalu menipu teman-teman yang jaga rumah, agar rampok bisa masuk, kita ajak ngobrol dulu?" ujarnya.

"Lalu, kalau teman-teman sesama penghuni rumah minta pengkhianat itu dipecat, dikeluarkan dari rumah, sesuai dengan aturan yang berlaku di rumah, saya garisbawahi, sesuai dengan aturan yang berlaku di rumah, karena tidak nyaman tinggal seatap dengan pengkhianat yang berusaha merampok, apakah salah?" ucapnya.

Oleh karena itu, ia menilai tidak ada yang salah dengan masukan dari beberapa pihak yang meminta agar kader yang terlibat isu kudeta dipecat. Menurutnya, pemecatan kader dilakukan sesuai aturan internal partai.

"Apalagi para pengkhianat ini ternyata hampir tidak pernah berkontribusi apa-apa untuk kebersamaan dan perjuangan di rumah itu untuk membantu rakyat, masyarakat, tetangga yang sedang kesulitan selama setahun terakhir, dan malah mengganggu kebersamaan dan soliditas penghuni rumah yang lain yang sudah berjuang untuk berkontribusi mengatasi kesulitan rakyat," pungkasnya.

Tak Setuju Kader yang Terlibat Isu Kudeta Dipecat, Marzuki Alie: Itu Otoriter, Nggak Bagus

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati