logo


Hukum Indonesia Belum Memuaskan, Tengku Zulkarnain: Tukar Rezim Baru Bagus?

Zul berbicara kemungkinan hukum Indonesia bisa lebih baik jika rezim Jokowi sudah berakhir.

24 Februari 2021 07:00 WIB

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain
Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain Dakwatuna.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustad Tengku Zulkarnain menyayangkan hukum di Indonesia belum bisa memuaskan semua pihak. Semestinya, kata Zul, hukum di negeri ini sudah dapat diandalkan, mengingat sudah 75 tahun merdeka.

Pernyataan Tengku Zul itu terkait penerbitan Surat Edaran (SE) Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal UU ITE. Dalam SE itu, tersangka tak ditahan apabila telah meminta maaf.

“Sudah 75 tahun merdeka saya pikir semestinya hukum di negeri ini sudah masak. Sudah bisa diandalkan dan memuaskan semua pihak,” cuitnya lewat akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip Rabu (24/2).


Banjir di Jakarta Surut dalam 2 Hari, Tengku Zulkarnain: Belum Pernah Terjadi Selama 75 Tahun Indonesia Merdeka

Mantan Wasekjen MUI itu lantas berbicara kemungkinan hukum Indonesia bisa lebih baik jika rezim Jokowi sudah berakhir.

“Mesti sabar 75 tahun lagi kah? Atau tukar rezim baru bagus? Allah saja lah yang tahu. Kita bisa berharap,” tuntasnya.

Sebelumnya, nama Permadi Arya atau Abu Janda mencuat usai diterbitkannya Surat Edaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal UU ITE.

Tengku Zulkarnain kurang senang Permadi Arya alias Abu Janda mendapat perlakuan lemah lembut dari penegak hukum. Pasalnya, Ustadz Maaher At Thuwailibi dan Habib Rizieq Shihab memperoleh perlakuan yang berbeda.

“Timbul pertanyaan apa sih kesaktiannya Abu Janda sampai penegak hukum lemah lembut banget pada dia?,” kicau Zul melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, Selasa (23/2).

“Beda dengan perlakuan atas Habib Riziq dan Ustadz Maher dll. Ada yang bisa bantu jawab? Gejala apakah ini? Monggo,” terusnya.

Pertanyakan Kesaktian Abu Janda, Tengku Zulkarnain Sentil Denny Siregar dan Ade Armando

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×