logo


Kawasan Kedubes AS di Irak Kembali Dihajar Roket

Kawasan The Green Zone di Baghdad, Irak, pada Senin (22/2), kembali menjadi sasaran serangan roket

23 Februari 2021 14:30 WIB

Kantor Kedutaan Besar AS di Baghdad
Kantor Kedutaan Besar AS di Baghdad istimewa

BAGHDAD, JITUNEWS.COM - Sedikitnya dua serangan roket telah menghujam di wilayah Zona Hijau (The Green Zone) Baghdad pada Senin (22/2) malam, dimana kantor kedutaan besar Amerika Serikat terletak. Hal tersebut disampaikan oleh pihak militer Irak dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sputniknews.

Ini merupakan serangan roket ketiga yang mengincar perwakilan Amerika Serikat di negara tersebut dalam kurun waktu satu pekan, usai serangan yang sama pada pekan lalu menewaskan seorang kontraktor yang bekerja untuk pasukan koalisi AS.

Wilayah The Green Zone yang merupakan kawasan dimana sejumlah kantor perwakilan negara asing dan gedung pemerintahan Irak berada, sudah sering menjadi sasaran serangan roket dari kelompok militan, yang diyakini oleh AS dan Irak, mendapat dukungan dari Iran.


Uni Eropa Tingkatkan Sanksi atas Rusia, Moskow: Tidak Masuk Akal

Salah satu roket yang ditembakkan pada Senin (22/2) jatuh di dalam wilayah zona dengan pengamanan tertinggi di Irak tersebut, sementara sejumlah roket lain jatuh ke sejumlah wilayah pemukiman yang berada di sekitar zona hijau.

Sejauh ini, tidak ada satu pun korban jiwa yang dilaporkan.

Pada 15 Februari lalu, seorang kontraktor tewas dan sedikitnya sembilan orang lain, termasuk seorang tentara koalisi AS, terluka dalam serangan roket yang dilancarkan ke arah pangkalan militer AS di Erbil.

Amerika Serikat dan sejumlah negara barat menuding Iran berada di balik serangan tersebut. Tudingan tersebut langsung dibantah oleh Iran.

Iran mengatakan bahwa keamanan Iran sangat penting bagi stabilitas kawasan.

"Iran tidak hanya menolak keras rumor ini, tetapi juga dengan tegas mengecam upaya yang mencurigai dan menghubungkan serangan itu dengan Iran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh pada pekan lalu.

Sekjen PBB Desak Pemerintah Kongo Investigasi Serangan yang Tewaskan Dubes Italia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia