logo


Uni Eropa Tingkatkan Sanksi atas Rusia, Moskow: Tidak Masuk Akal

Rusia mengecam keputusan Uni Eropa meningkatkan sanksi terhadap Moskow terkait kasus penangkapan Alexei Navalny

23 Februari 2021 13:30 WIB

Alexey Navalny
Alexey Navalny istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Keputusan pihak Uni Eropa, pada Senin (22/2), meningkatkan sanksi terhadap Rusia terkait penahanan tokoh oposisi Alexey Navalny mendapat kecaman dari Moskow.

Kementerian Luar Negeri Rusia menilai keputusan yang sangat mengecewakan tersebut merupakan tindakan yang melanggar undang-undang internasional.

"Kami menganggapnya sangat tidak dapat diterima dimana itu adalah tuntutan yang terus-menerus dan terdengar melanggar hukum serta tidak masuk akal untuk membebaskan seorang warga negara Federasi Rusia yang dihukum karena kejahatan ekonomi oleh pengadilan Rusia di wilayah negara kami sesuai dengan hukum Rusia," kata kementerian tersebut dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sputniknews.


Bantah Lakukan Penindasan terhadap Muslim Uighur, China Ijinkan PBB Investigasi Xinjiang

Mereka juga menyebut jika tindakan Uni Eropa tersebut adalah bentuk intervensi terhadap urusan dalam negeri Rusia.

Pernyataan tersebut muncul usai Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengumumkan bahwa pihaknya setuju untuk meningkatkan sanksi Uni Eropa yang dijatuhkan kepada semua pihak Rusia yang terlibat dalam penangkapan dan penahanan Alexei Navalny.

"Menanggapi peristiwa seputar situasi Navalny, kami mencapai kesepakatan politik untuk memberlakukan tindakan pembatasan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penangkapan dan hukuman serta penganiayaan," kata Borrell dalam konferensi pers usai acara pertemuan dengan para menteri luar negeri Uni Eropa.

Nelayan Jepang Temukan Ikan yang Terkontaminasi Air Limbah Nuklir Fukushima

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia