logo


Kenang Spirit Ibunda Presiden Jokowi, Pesantren Al-Mizan dan Tatalogam Grup Bangun Aula Hj. Sudjiatmi Notomihardjo

Pesantren Al Mizan Jatiwangi Majalengka menjadikan nama ibunda Jokowi, Hj Sudjiatmi Notomihardjo, sebagai nama salah satu gedung aula mereka.

23 Februari 2021 12:21 WIB

Ibunda Presiden Jokowi, Hj. Sudjiatmi Notomihardjo
Ibunda Presiden Jokowi, Hj. Sudjiatmi Notomihardjo dok jitunews

JATIWANGI, JITUNEWS.COM - KH. Maman Imanulhaq mengatakan bahwa Almarhumah Hj. Sudjiatmi Notomihardjo adalah sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh. Hal tersebut dibuktikan dengan kesuksesan Jokowi menjadi figur nomer satu di negara ini.

"Jokowi yang diajari dan dilatih, serta dibiasakan untuk jujur, sopan, rajin, bertanggung jawab dan sabar oleh Eyang, demikian panggilan akrab almarhumah, terbukti sukses menjadi orang nomer satu di Republik Indonesia ini," kata mantan Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin tersebut dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj. Sudjiatmi Notomihardjo di pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Selasa 23/2 2021.


Jakarta Kebanjiran, Ruhut Sindir Anies: Inilah Akibat Gengsi Melanjutkan yang Baik

Oleh karena itu, ia meminta agar karakter ibunda Jokowi tersebut harus dimiliki oleh generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan di dunia global seperti saat ini.

Dewan Syura DPP PKB ini menambahkan bahwa Ibunda Presiden Jokowi, yang akrab disapa Eyang ini, merupakan sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh.

"Eyang mengajarkan laku kehidupan yang penuh kasih sayang, sabar dan sederhana. Dan itu yang harus dimiliki generasi muda, terutama para Santri di Al-Mizan Jatiwangi," tambahnya.

Untuk diketahui, Hj. Sudjiatmi Notomihardjo lahir di Boyolali 15 Februari 1943, dan wafat di Solo 25 Maret 2020 lalu.

Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula berukuran 40 meter x 24 meter berlantai dua tersebut dihadiri oleh Vice President Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi, Sekjen Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Ayep Zaki, unsur muspida kecamatan Jatiwangi dan undangan lain secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain agenda tersebut, dilaksanakan juga Peresmian contoh Rumah Instan Domus untuk revitalisasi bencana dan Pelatihan dan Sertifikasi Pemasangan Baja Ringan untuk kalangan pesantren dan remaja di daerah rawan bencana.

Chief Financial Officer Tatalogam Lestari, Wulani Wihardjono, sangat mendukung kegiatan ini karena pihaknya yakin bahwa pesantren adalah tempat generasi muda dibina untuk memiliki karakter kepemimpinan.

“Salah satu karakter penting yang harus dimiliki para calon pemimpin bangsa ini adalah kesabaran. Karakter ini yang menjadikan Pak Jokowi sukses sebagai pemimpin sejak Walikoto Solo, Gubernur DKI dan Dua Periode Presiden RI. Semoga kita semua meneladani Spirit Eyang Hj. Sudjiatmi Notomihardjo," tutur Bunda Wulani.

Sementara itu, Stephanus mengatakan, kerjasama Tatalogam Lestari dengan KITA dan Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan sinergitas yang penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi pemasangan baja ringan, memenuhi kebutuhan rumah instan permanen untuk warga korban bencana dan menguatkan pesantren dalam pendidikan karakter.

“Tatalogam Lestari Group berkomitmen membantu pemerintahan Jokowi soal penyediaan rumah instan permanen seperti yang dilakukan BNPB, Kemensos dan PUPERA. Kerja sama dengan KITA dan Pesantren Al-Mizan ini pun akan terus berlanjut di seluruh kawasan Indonesia,” tegas Stephanus.

Ketua pelaksana pembangunan Aula, H. Asep Zainal Aripin, berharap proyek ini bisa dipakai saat Haul pertama Eyang Hj. Sudjiatmi Notomihardjo.

Ia menambahkan Aula ini akan dipergunakan untuk kegiatan Pengajian, Zikir Istighosah, Tahfidz Quran, Kreasi Seni, Koperasi Kamulan dan Program Pesantren GO Digital.

Bandingkan Anies Baswedan dengan Ahok, Ruhut Sitompul Sebut Bagai Langit dan Bumi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia