logo


Nelayan Jepang Temukan Ikan yang Terkontaminasi Air Limbah Nuklir Fukushima

Media Jepang NHK melaporkan bahwa salah satu asosiasi perikanan Fukushima telah menemukan sejumlah ikan yang terkontaminasi zat radioaktif.

23 Februari 2021 13:00 WIB

Penampungan air limbah nuklir di Fukushima
Penampungan air limbah nuklir di Fukushima AFP

TOKYO, JITUNEWS.COM - Prefektur Fukushima Jepang saat ini masih berjuang menghadapi konsekuensi kerusakan fasilitas reaktor nuklir akibat bencana tsunami yang terjadi pada 2011 lalu, dimana kerusakannya semakin parah setelah gempa berkekuatan 7,3 magnitudo mengguncang wilayah Jepang pada pekan lalu. Hal tersebut terungkap usai air limbah nuklir yang disimpan di fasilitas penampungan bocor.

Menurut laporan media Jepang NHK pada Senin (22/2), untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, asosiasi perikanan lokal mengatakan bahwa mereka telah menemukan sejumlah ikan yang terkena radiasi nuklir.

NHK melaporkan bahwa hasil uji tes laboratorium mengungkap bahwa sejumlah ikan kakap laut menunjukkan tanda-tanda terkontaminasi zat radioaktif cesium lima kali lipat lebih tinggi dari tingkat toleransi. Akibatnya, nelayan setempat untuk sementara ini terpaksa menghentikan kegiatan mereka menangkap ikan jenis tersebut di wilayah perairan lokal.


Uni Eropa Siapkan Sanksi Tambahan untuk Rusia dan Militer Myanmar

Sebelumnya, perusahaan listrik Tokyo, Tokyo Electric Power Co. melaporkan bahwa ketinggian air pendingin di dua reaktor nuklir Fukushima telah menyusut, dimana hal itu menunjukkan bahwa gempa yang terjadi pada pekan lalu telah mengakibatkan kebocoran.

Bantah Lakukan Penindasan terhadap Muslim Uighur, China Ijinkan PBB Investigasi Xinjiang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia