logo


Minta Publik Hargai Vaksin Nusantara Terawan, Hendropriyono: Jangan Di-Bully!

Hendropriyono sebut vaksin nusantara merupakan karya anak bangsa yang sudah seharusnya diapresiasi

23 Februari 2021 11:48 WIB

Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono.
Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono. senayanpost.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono meminta kepada masyarakat untuk menghargai Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang telah berhasil mengembangkan vaksin Nusantara. Menurutnya, vaksin tersebut merupakan karya anak bangsa yang sudah seharusnya diapresiasi.

"Indonesia baru mau menemukan Vaksin Nusantara. Diambil dari badan kita sendiri. Diambil dari sistem imun kita. Salah satu komponennya namanya sel dendritik, dikeluarkan lalu diolah di luar dan dijadikan imunisasi, dimasukan lagi ke badan kita," kata Hendropriyono dalam webinar yang digelar Korps Hukum TNI AD, Selasa (23/2).

"Itu penemuan harus dihargai, bukan di-bully. Ini malah dibahas yang tidak-tidak. Bagaimana kita mau maju kalau gini," sambungnya.


Pendukung Prabowo Tak Percaya Vaksin Covid-19, PDIP: Terbawa Suasana Batin Masa Lalu

Hendropriyono lantas menyinggung terkait penanganan pasien Covid-19 di RSPAD Gatot Soebroto. Ia mengatakan bahwa selama ini banyak pasien yang berbondong-bondong ke rumah sakit tersebut lantaran memiliki obatan-obatan tersendiri yang mampu menyembuhan pasien Covid-19.

"Pada lari ke RSPAD. Di situ ada obat-obatan yang kita sendiri memberlakukan itu. Misalnya plasma convalescent. Mana di luar? Ada vitamin-vitamin juga di luar itu karena dibahas akademik enggak memenuhi, tidak digunakan untuk masyarakat, tapi di RSPAD digunakan. Sembuh tuh," kata Hendro.

Pro-Prabowo Enggan Divaksin Covid-19, Gerindra: Aneh, Kaitkan Peta Dukungan Politik dengan Vaksin

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati