logo


Banyak Program Pembangunan Daerah Berbasis Keinginan, Gus Menteri: Harus Kita Rombak!

Gus Menteri membeberkan fakta di lapangan bahwa banyak program pembangunan yang dilakukan karena keinginan segelintir orang.

22 Februari 2021 14:43 WIB

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar Istimewa

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa pembangunan desa harus berdasarkan kebutuhan bukan karena keinginan. Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan fakta di lapangan bahwa banyak program pembangunan yang dilakukan karena keinginan segelintir orang.

"Ini satu masalah sendiri yang harus kita rombak untuk percepatan pembangunan di semua bidang," kata Abdul Halim atau yang akrab dipanggil Gus Menteri saat menjadi narasumber Webinar bertajuk Desaku yang Kucinta Memanggil, yang dihelat Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jumat (19/02/2021).

Gus Menteri memaparkan bahwa sistem pembangunan berkelanjutan yang disebut dengan SDGs Desa memiliki tujuan agar dana desa tidak lagi digunakan tanpa memperhatikan kebutuhan warga desa. Dengan SDGs Desa tersebut, Kepala Desa bisa memilih satu dari 18 poin SDGs Desa yang akan dijadikan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan warga desa.


Kemendes PDTT Tata Perpustakaan, Gus Menteri: Supaya Semangat Membangun Desa Meningat

Lebih lanjut, Gus Menteri mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan pemutaakhiran data berbasis SDGs Desa yang dilakukan Kepala Desa dibantu para Pendamping Desa. Ia berharap semua program pembangunan daerah bisa mengacu pada data yang berbasis RT dan RW sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

"Karena perencanaan yang bener itu harus mengacu pada data yang valid," pungkasnya.

Pembangunan Desa Harus Berbasis Kebutuhan Bukan Keinginan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati