logo


Minta Pemprov DKI Serius Antisipasi Perubahan Iklim, PDIP: Kalau Kerjanya Biasa Saja Susah

Djarot menyebut cuaca ekstrem yang terjadi di ibu kota sudah diprediksi sejak lama.

22 Februari 2021 07:00 WIB

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat angkat bicara soal banjir yang kembali melanda DKI Jakarta pada Sabtu (20/2). Dia menyebut cuaca ekstrem yang terjadi di ibu kota sudah diprediksi sejak lama.

Djarot menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta kepala daerah harus bekerja lebih keras dalam mengantisipasi perubahan iklim.  

“Ini menuntut kepala daerah bekerja ekstrem, bekerja keras untuk mengantisipasi perubahan iklim. Kalau kerjanya biasa-biasa saja susah,” tutur Djarot usai menghadiri kegiatan penanaman pohon dan penaburan benih ikan di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu (21/2).


Jakarta Banjir, Golkar: Normalisasi Sungai Harus Serius Dikerjakan

Menurutnya, banjir di Jakarta Selatan terjadi karena sodetan Kali Ciliwung ke Banjir Kanal Barat tak diteruskan. Djarot menyebut jika aliran air lancar, maka pasokan dari hulu mudah ditujukan ke hilir.

“Sehingga tidak melimpah ke mana-mana. Ini bisa menyelamatkan orang banyak. Karena filosofinya berbeda,” terang dia.

“Mungkin filosofinya lebih arif, air itu ditahan saja biar lama. Supaya kami bisa dapat ikan di situ, bikin kolamnya,” sambungnya.

Sebelumnya, Politisi PDIP Djarot Saiful Hidayat menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait banjir yang terjadi. Menurutnya, orang nomor satu di ibu kota itu perlu dibantu karena kerjanya belum menuai hasil sama sekali.

“Pak Gubernur Anies ini harus kita bantu, karena kerja tiga tahun ini masih belum kelihatan,” sindir Djarot.

“PDI Perjuangan sepakat untuk bisa membantu rakyat DKI sebetulnya,” lanjutnya.

Isu Anies Baswedan Nyapres, Ferdinand Hutahaean Siap Lawan

Halaman: 
Penulis : Iskandar