logo


PDIP: Tidak Ada Program Pengentasan Banjir yang Tereksekusi di 3 Tahun Kepemimpinan Anies

Anies menyebut banjir di Jakarta tidak surut dalam waktu enam jam karena aliran sungai dari hulu masih deras.

21 Februari 2021 06:45 WIB

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut banjir di Jakarta tidak surut dalam waktu enam jam karena aliran sungai dari hulu masih deras.

Politikus PDIP, Gembong Warsono, menilai bahwa pernyataan Anies berubah-ubah.

"Itu pernyataan yang berubah-ubah, kalau kalau dalam bahasa Jawanya 'esok tempe sore dele', 6 jam surut itu kan pernyataan dari Pak Anies sendiri, lha sekarang diklarifikasi, bahwa 6 jam itu setelah hujan reda dan setelah sungai surut," ujar Gembong kepada wartawan, Sabtu (20/2).


Banjir di Sejumlah Titik, Anies Baswedan: Air dari Hulu Masuk ke Jakarta

"Kenapa tidak disampaikan saja sekalian bahwa Jakarta tidak akan banjir kalau tidak ada hujan," sambungnya.

Gembong menilai bahwa Pemprov DKI tidak melakukan upaya maksimal mengendalikan banjir.

"Yang pasti karena tidak ada upaya maksimal dalam pengendalian banjir. Tidak ada program pengentasan banjir yang tereksekusi dalam 3 tahun kepemimpinan Anies di Jakarta," kata Gembong.

NasDem Nilai Anies Baswedan Lambat Tangani Banjir di Jakarta

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata