logo


Enam Kali Kontak Tembak dengan TNI-Polri, KKB Juga Lakukan Kekerasan dan Teror Kepada Warga Sipil

Korban yang ditembak KKB dituduh sebagai mata-mata dari aparat keamanan TNI-Polri.

20 Februari 2021 07:43 WIB

Warga sipil menjadi korban kekerasan dan teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua
Warga sipil menjadi korban kekerasan dan teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Warga sipil menjadi korban kekerasan dan teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua. Salah satunya adalah  Ramli, warga Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, yang pada Senin 8 Februari 2021 tewas ditembak KKB. Nasib naas juga dialami Boni Bagau, satu minggu sebelumnya, warga Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya ini, tewas ditembak KKB pimpinan Undius Kogoya. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 30 Januari 2021 sore di perbatasan Distrik Sugapa dan Distrik Homeyo. Korban ditembak KKB karena dituduh sebagai mata-mata dari aparat keamanan TNI-Polri.

Hingga Februari 2021 teror dari KKB terus terjadi di Intan Jaya, Papua. Sedikitnya ada 8 kasus kekerasan dan teror yang dilakukan KKB selama dua bulan terakhir ini, korban pun berjatuhan dari pihak TNI maupun warga sipil.


Tak Ada Menteri Asal Papua, Natalius Pigai Sebut Pemerintah Rasis

Kekerasan dan teror KKB pada tahun ini diawali peristiwa pembakaran pesawat misionaris milik PT MAF yang terjadi di Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya, pada Rabu (6/1/2021). Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal saat itu mengatakan pembakaran pesawat itu dilakukan KKB. Dalam kejadian itu, pilot pesawat Alex Luferchek yang merupakan warga negara Amerika Serikat selamat dari insiden itu. Ia diselamatkan para pendeta.

Sementara itu, Papen Kogabwilhan III, Lekol Laut Deni Wahidin mengatakan dalam dua bulan terakhir KKB begitu aktif mengganggu pos TNI-Polri di Intan Jaya. Tak hanya menembaki pos TNI-Polri, mereka juga mengganggu aktivitas masyarakat. Total ada 6 kontak tembak antara TNI-Polri dan KKB sejak Januari hingga Februari.

“Mereka itu aktif menembaki pos kita, selain itu mereka kerap mengintimidasi masyarakat dan pejabat Pemda Intan Jaya,” ujarnya.

Berikut kekerasan dan teror oleh KKB di Intan Jaya dalam dua bulan terakhir:

TGL 06 JANUARI 2021

Pembakaran 1 unit pesawat MAF Codiak C100 di Bandara Pangamba Oleh KKB Intan jaya pimpinan Undius Kagoyo.

TGL 07 JANUARI 2021

Pemotongan tali bendera Merah Putih dan tembakan di Tebing Bulapa oleh KKB Intan Jaya Undius Kogoya.

TGL 10 JANUARI 2021

Kontak tembak antara TNI dan Satgas 400/BR tengan KKB Nduguma,Intan Jaya di Pos Titigi Sugapa, Kabupaten Intan Jaya menewaskan Prada Agus Kurniawan.

TGL 22 JANUARI 2021

Kontak tombak KKB Lewis Kogoya dengen Satgas Yonif 400/BR di Kampung Titigi, Sugapa, Intan Jaya. Dua angora TNI meninggal dunia, Pratu Roy Vebrianto, dan Prada Dedi Hamdani.

TGL 30 JANUARI 2021

Boni Bagau, warga Intan Jaya, Papua, ditembak mati oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

TGL 8 FEBRUARI 2021

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua. Anggota KKB menembak seorang warga sipil yang bernama Ramli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaua, Senin (8/2/2021).

TGL 12 FEBRUARI 2021

Praka Hendra Sipayung menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Mamba, Disrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (12/2).

15 FEBRUARI 2021

Seorang prajurit TNI atas nama Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR gugur ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) di pos peninjauan di Kampung Mamba Distrik Sugapa pada Senin (15/2/2021).

 

Sempat Terjadi Kontak Senjata Antara TNI dan KKB di Intan Jaya, Warga Sudah Beraktivitas Normal

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati