logo


Risma Disebut Ancaman bagi Anies Baswedan, PDIP: Semua Bisa Berubah

Risma disebut ancaman bagi Anies jika benar maju Pilgub DKI Jakarta

19 Februari 2021 12:45 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hasil survei elektabilitas terkait Pilgub DKI Jakarta menunjukkan nama Tri Rismaharini menduduki posisi kedua setelah Anies Baswedan. Risma disebut ancaman bagi Anies jika benar maju Pilgub DKI.

Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, mengatakan bahwa semua hal bisa saja berubah di 2024.

"Semua bisa berubah. Pilkada 2024 masih jauh," kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (18/2).


Tanggapi Marzuki Alie, Andi Arief: Jangan Membuat Ketegangan Antara PDIP dan Demokrat

Menurut Hendrawan, tak perlu bersitegang untuk hal yang masih jauh dari jangkauan.

"Tidak relevan bersitegang untuk sesuatu yang masih jauh dari jangkauan. Lembaga survei rajin mendorong-mendorong agar 2022 dan 2023 tetap ada pilkada," ucapnya.

Hendrawan menyebut ungkapan filsuf Yunani yang berbunyi 'We suffer more from imagination than from reality'.

"Itu filsuf Seneca, berpuluh-puluh abad yang lalu. Jadi kita tak perlu menari terlalu dini," kata Hendrawan.

Anies Baswedan Dinilai Terancam oleh Risma di Pilgub DKI, PDIP: Tentu Saja Bangga

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×