logo


Minta Wamenkumham Tak Umbar Soal Hukuman Mati, Pengacara Juliari: Itu Overcriminalization

Pengacara Juliari meminta agar Wamenkumham tidak mengeluarkan pernyataan yang justru akan mempersulit penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

18 Februari 2021 08:00 WIB

Menteri Sosial Juliari P. Batubara
Menteri Sosial Juliari P. Batubara Kemensos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej menilai Eks Menteri KKP Edhy Prabowo dan eks Mensos Juliari Peter Batubara layak dituntut hukuman mati. Pasalnya keduanya melakukan tindak korupsi di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu, pengacara Juliari, Maqdir Ismail menilai bahwa pernyataan Wamenkumham terlalu berlebihan. Menurutnya, tidak ada dasar UU yang menyebut kliennya harus dihukum mati.

"Pernyataan [Wamenkumham] ini dapat dikatakan sebagai bentuk dari sikap yang biasa disebut overcriminalization," ujar Maqdir seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (7/2/2021).


ICW Sebut Efek Jera untuk Koruptor dengan Pemiskinan dan Penjara Seumur Hidup

Ia pun meminta agar Wamenkumham tidak mengeluarkan pernyataan yang justru akan mempersulit penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

"Sebaiknya pejabat tidak mengumbar pernyataan-pernyataan seperti itu. Komentar itu selain memberatkan penegak hukum, hal itu akan memengaruhi opini publik yang belum tentu berakibat baik bagi proses hukum yang sedang berjalan," tandasnya.

 

Tak Setuju Edhy Prabowo-Juliari Dihukum Mati, Amnesty: Itu Tidak Manusiawi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati