logo


Sebut SKB Seragam Bertentangan dengan Sila Pancasila, Din Syamsuddin: Sebaiknya Dicabut!

Din Syamsuddin menilai bahwa SKB Tiga Menteri soal Seragam Sekolah dapat menghilangkan aspek sosio kultural yang sudah ada di masyarakat

18 Februari 2021 06:30 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai bahwa SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah bertentangan dengan sila pertama pancasila dan UU 1945 tentang kebebasan beragama. Oleh karena itu, ia meminta agar SKB tersebut dicabut ataupun direvisi.

"Sebaiknya SKB Tiga Menteri ini dihilangkan, dicabut, ditarik, atau saran moderatnya adalah direvisi agar tidak menyimpang dari nilai dasar dan nilai budaya Indonesia," kata Din dalam diskusi virtual 'SKB Tiga Menteri Untuk Apa?', Rabu (17/2/2021).

"Dapat disimpulkan SKB Tiga Menteri ini tidak relevan, tidak urgen, dan tidak signifikan, maka ia adalah kebijakan yang tidak bijak dan tidak sensitif terhadap realitas," kata dia.


Bantah Din Syamsuddin Tokoh Radikal, JK: Anda Lebih Hebat dari Menlu, Keliling Dunia untuk Perdamaian Interreligius

Din juga menilai bahwa SKB Tiga Menteri soal Seragam Sekolah dapat menghilangkan aspek sosio kultural yang sudah ada di masyarakat. Ia mencontohkan seperti di daerah Sumatera Barat yang memiliki ciri khas bernuansa Islami. Menurutnya, apabil SKB Tiga Menteri diterapkan, maka kekhasan Sumatera Barat akan hilang.

"Ditinjau dari aspek sosio kultural dari masyarakat yang umum dan di banyak daerah memiliki kekhasan dengan local wisdom dan falsafah masing-masing yang sangat beririsan dengan nilai agama. Praktik sosial-budaya dicerahi nilai agama itu jangan sampai dihilangkan," pungkasnya.

Ogah Perbesar Kasus Pelaporan GAR-ITB, Din Syamsuddin: Puluhan Ribu Alumni Dukung Saya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati