logo


Sebut Hantu Cerita Megawati Kecolongan 2 Kali, Demokrat: Jangan Benturkan Ibu Mega-Pak SBY

Andi Arief menilai tidak seharusnya Hasto membenturkan Megawati dan SBY. Menurutnya, kedua tokoh  telah banyak berjasa untuk Indonesia.

18 Februari 2021 05:30 WIB

Andi Arief
Andi Arief Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief menegaskan bahwa pernyataan mantan Sekjen Demokrat Marzuki Alie yang menyebut Megawati kecolongan dua kali jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maju di Pilpres 2024 tidaklah benar. Oleh karena itu, ia menilai tidak seharusnya Sekjen PDIP Hasto Kristyanto menanggapi cerita tersebut.

"Hari ini Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membuat release menanggapi statemen hantu Pak Marzuki Alie. Kenapa hantu, karena Marzuki mengarang bebas. Lebih mengejutkan saya, ternyata ada dendam PDIP terhadap SBY karena sebagai menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo. Dendam Ideologis?," tulis Andi Arief di akun Twitter pribadinya, Rabu (17/2/2021).

Andi Arief juga menilai tidak seharusnya Hasto membenturkan Megawati dan SBY. Menurutnya, kedua tokoh  telah banyak berjasa untuk Indonesia.


Hasnaeni 'Wanita Emas' Siap Gantikan AHY Jadi Ketua Partai, Demokrat Sulsel: Dia Orang Sakit!

"Sebaiknya Sekjen PDIP Hasto Kristianto jangan membentur2kan mantan Presiden Ibu Mega dan Pak SBY. Biarlah mereka berdua menjadi panutan bersama, sebagai yang pernah berjasa buat sejarah politik kita. Kader Partai Demokrat sejak lama didoktrin untuk tidak membuly mantan Presiden," sambungnya.

Megawati Disebut Kecolongan SBY 2 Kali, PDIP: Ternyata SBY Menzalimi Dirinya Sendiri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati