logo


Soal UU ITE, Kapolri Tegaskan Kasus Rasisme Seperti Dialami Natalius Pigai Harus Diusut Tuntas

Kasus pelanggaran UU ITE yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal harus diusut hingga tuntas.

17 Februari 2021 16:15 WIB

Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit Prabowo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya bakal mengusut tuntas kasus pelanggaran UU ITE yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

Dia mencontohkan kasus dugaan rasisme oleh tersangka Ambroncius Nababan terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

“Misalnya isu tentang Pigai kemudian muncul reaksi mereka bergerak, yang seperti itu tentu harus diproses tuntas,” tegas Listyo Sigit dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2021 di Jakarta, Selasa (16/2).


Konten Abu Janda Kerap Bernuansa Rasialisme, PKS: Apa Ia dibayar dengan APBN?

Sevelumnya, Jenderal Listyo menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengubah pendekatan dalam menangani kasus pelanggaran UU ITE.

Mantan Kabareskrim Polri itu meminta jajarannya mengedepankan upaya mediasi terhadap kasus UU ITE yang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.

“Bila perlu kalau memang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal, enggak perlu ditahan, proses mediasi,” ujarnya.

Kasus yang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal adalah pencemaran nama baik. Dalam menyelesaikan laporan kasus ini, penyidik masih bisa memberikan edukasi dan mediasi.

“Yang sifatnya pencemaran nama baik, lalu hal yang masih bisa diberikan edukasi, laksanakan edukasi dengan baik,” kata Listyo.

Hindari Upaya Saling Lapor, Listyo Sigit Bakal Rombak Penerapan UU ITE

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×