logo


India dan China Ikut Latihan Militer Gabungan Iran-Rusia di Samudera Hindia

Angkatan Laut Iran telah menggelar latihan gabungan dengan Rusia selama dua hari di Samudera Hindia, dimana India dan China juga ikut serta.

17 Februari 2021 16:30 WIB

Kapal Angkatan Laut Rusia
Kapal Angkatan Laut Rusia istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasukan Angkatan Laut Iran pada Selasa (16/2) telah meluncurkan latihan gabungan selama dua hari dengan Rusia di perairan Samudra Hindia, dimana India dan China juga akan ikut bergabung.

Pasukan dan kapal dari divisi angkatan laut dari tentara Iran dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) berpartisipasi dalam latihan tersebut, yang dimulai pada hari Selasa, bersama dengan beberapa kapal dari angkatan laut Rusia.

Laksamana Gholamreza Tahani, juru bicara latihan tersebut, mengatakan bahwa angkatan laut India juga telah menyatakan permohonan untuk bergabung dalam latihan tersebut dengan mengirimkan sejumlah kapal perangnya.


Kelompok Militan Irak Janji Akan Terus Lancarkan Serangan Roket terhadap Pasukan AS

“Latihan yang kami lakukan dengan Rusia sangat fleksibel sehingga tidak hanya satu negara lain, tetapi beberapa negara lain dapat bergabung nanti jika mereka ingin melakukannya,” katanya dikutip Al Jazeera.

Hossein Khanzadi, komandan angkatan laut Iran, mengatakan angkatan laut China juga akan berpartisipasi dalam latihan tersebut, yang akan mencakup area seluas 17.000 kilometer persegi (6.500 mil persegi). Iran, Rusia, dan China sebelumnya juga pernah mengadakan latihan serupa pada 2019 lalu.

Khanzadi mengatakan bahwa latihan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan angkatan laut di kawasan itu semakin bersatu untuk memastikan keamanan kolektif mereka.

“Artinya, arogansi global yang hingga saat ini mendominasi kawasan harus menyadari bahwa mereka perlu meninggalkannya,” katanya seperti dikutip oleh situs web militer Iran.

Latihan gabungan tersebut akan mencakup latihan penembakan ke target laut dan udara dan latihan pembebasan kapal yang dibajak, serta operasi pencarian dan penyelamatan.

Iran berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang pertukaran informasi serta pengalaman teknis dan taktis, selain meningkatkan kesiapan mereka dalam "pertempuran terhadap pencurian laut dan terorisme".

Tentara Iran dan IRGC telah melakukan beberapa latihan dalam dua bulan terakhir, sebagai unjuk kekuatan di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat.

Latihan-latihan tersebut juga memperlihatkan berbagai rudal jarak jauh, drone, tank, kapal perang, kapal selam, dan helikopter yang diproduksi secara lokal, diuji-cobakan pada target darat, laut dan udara.

Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Gaza Diblokir oleh Israel

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×