logo


UU ITE Bakal Direvisi, Novel PA 212: Sudah Banyak yang Jadi Korban Kriminalisasi

Novel mengatakan UU ITE memang dipakai menjerat lawan politik rezim ini.

16 Februari 2021 16:15 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menyambut baik niat Presiden Joko Widodo untuk merevisi Undang-undang ITE. Menurutnya, selama ini UU tersebut telah memakan banyak korban, terutama pihak oposisi pemerintah.

“UU ITE memang dipakai menjerat lawan politik rezim ini. Dan sudah banyak yang menjadi korban kriminalisasi,” kata Novel Bamukmin, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, Selasa (16/2).

Novel lantas membeberkan bukti bahwa UU ITE digunakan pemerintah untuk menjerat lawan politik. Dia menyebutkan sejumlah nama -yang diduga buzzer pemerintah- yang terus menebarkan kebencian namun dibiarkan.


Sebut UU ITE Ada Masalah, Ahli: Diduga Dijadikan Instrumen untuk Membatasi Kritik

“Seperti Abu Janda , Denny Siregar , Ade Armando dkk, jelas mereka itu adu domba dan ujaran kebencian bahkan penistaan terhadap agama, bahkan sampai tindakan rasisme pun mereka aman-aman saja,” sindirnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajaran Polri untuk berhati-hati dalam menyikapi laporan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Hati-hati, pasal-pasal yang bisa menimbulkan multitafsir harus diterjemahkan secara hati-hati, penuh dengan kehati-hatian,” kata Jokowi dalam rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/2).

Soal Rencana Revisi UU ITE, PAN: Perlu Diberikan Batasan yang Jelas

Halaman: 
Penulis : Iskandar