logo


Din Syamsuddin Dituding Radikal, Rizal Ramli: Berfikiran Cupet

Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni ITB melaprokan dugaan pelanggaran kode etik dan kode perilaku Din Syamsuddin ke KASN

13 Februari 2021 13:00 WIB

Rizal Ramli
Rizal Ramli ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni ITB melaporkan dugaan pelanggaran kode etik dan kode perilaku Din Syamsuddin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Din Syamsuddin dilaporkan dengan tudingan radikalisme.

Menanggapi hal itu, ekonom senior Rizal Ramli menilai bahwa ada pihak yang berpikiran cupet. Rizal Ramli menyebut beberapa alumni ITB yang menjadi tokoh hebat.

"ITB kampus yang menghasilan tokoh-tokoh, pemikir-pemikir besar, engineer2 hebat. Soekarno, Habibie, Rooseno, Sutami dll. Eh ternyata sebagian kecil alumninya berfikiran cupet, terlalu banyak gaul dengan intel, jadi organ surveilance swasta, tokoh-tokoh yang dicap 'ekstrimis'," ujar Rizal Ramli seperti dilihat di akun Twitternya, Sabtu (13/2).


Din Syamsuddin Dituding Radikal, HNW: Pengalihan Isu? Pecah Belah Umat?

Seperti diketahui, sejumlah alumni ITB yang tergabung dalam GAR meminta KASN untuk memberikan sanksi kepada Din Syamsuddin. Hal itu mengacu pada surat laporan dengan nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 yang diteken 2.075 alumni ITB lintas angkatan dan jurusan.

"GAR hanya concern bahwa yang bersangkutan masih ASN, dan sebagai ASN seharusnya beliau patuh terhadap peraturan disiplin dan kode etik ASN. Itu saja," ujar Juru Bicara GAR ITB Shinta Madesari, Rabu (3/2/2021).

Din Syamsuddin Dituding Radikal, Fadli Zon: Kasihan yang Menuduhnya

Halaman: 
Penulis : Admin