logo


Din Syamsuddiin Dituding Radikal, PBNU: Apakah Telinga Saya Kopoken Belum Dengar Hal Itu?

PBNU justru menilai bahwa Din Syamsuddin adalah sosok yang antiradikalisme

13 Februari 2021 06:00 WIB

indepedensi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua PBNU, Marsudi Syuhud mengaku belum menemukan contoh konkrit yang menggambarkan Din Syamsuddin sebagai sosok yang radikal. Hal tersebut ia sampaikan menanggapi tudingan Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) yang menyebut Din adalah tokoh yang radikal.

"Tuduhan radikalisme terhadap tokoh Din Syamsuddin oleh pihak tertentu sampai detik ini saya belum bisa menemukan contoh konkret yang menggambarkan beliau adalah seorang yang radikal dalam bahasa lain 'tathoruf' sebagaimana gambaran pikiran kita ketika diarahkan kepada sebuah kelompok yang 'distempel' radikal pada umumnya," kata Marsudi dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).

"Begitu pula ketika kata 'radikal' yang diarahkan kepada beliau, sebagai seorang pemimpin 'jam'iyah almutathorifah', hidung saya belum bisa membau bau itu sampai saat ini. Apakah ini karena hidung saya lagi kena flu sehingga tidak berfungsi dengan baik, atau telinga saya yang 'kopoken' sehingga belum bisa mendengarkan statement Pak Din yang masuk kategori radikal," sambung Marsudi.


Sebut Banjir Kalsel Akibat Ulah Tangan Manusia, Said Aqil: Itu Warning dari Allah

Marsudi justru menilai bahwa Din Syamsuddin adalah sosok yang antiradikalisme. Ia pun meminta kepada pihak yang menuding Din radikal agar memberikan bukti ke publik sehingga tidak menimbulkan fitnah.

"Selama ini saya dengan beliau bersama sama, memasarkan Islam 'wasathiah' Islam Rahmatan lillalamin yang tidak hanya di Indonesia namun di International, di forum tokoh dunia baik di Vatican bersama Holy Pop Fraciscus atau tokoh-tokoh seluruh agama di banyak event dunia. Mohon sekali lagi agar kiranya pihak yang menyampaikan bahwa beliau radikal kiranya bisa membuktikan hal tersebut. Jangan sampai hal ini di anggap memfitnah, dan bahkan bisa kena jerat hukum sendiri," pungkasnya.

Sebut Tudingan ke Din Syamsuddin Upaya Memecah Belah Bangsa, MUI: Ada Spirit Islamofobia Ditebar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati