logo


Jujur dan Sportif, Ustaz Ini Bilang Abu Janda Jauh Lebih Terhormat Ketimbang Koruptor Bansos

Ustaz Das’ad mengaku kagum terhadap kejujuran Abu Janda soal pengakuannya sebagai influencer Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019 lalu.

11 Februari 2021 05:30 WIB

Permadi Arya/ Ustaz Abu Janda
Permadi Arya/ Ustaz Abu Janda Twitter @permadiaktivis

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendakwah kondang asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan Ustaz Das’ad Latif mengaku tidak menyukai pemikiran Permadi Arya alias Abu Janda. Menurutnya, ulah Abu Janda dalam menebar kebencian hingga rasisme sangat berbahaya jika terus dibiarkan.

“Kalau kita benci orangnya, dipenjara, selesai. Tapi kalau pemikirannya berkembang, berbahaya karena dia (pemikiran Abu Janda) di medsos. Jika di kamarnya, tidak ada masalah. Tidak berpengaruh. Inikan dipublikasi,” kata Ustaz Das’ad dalam acara Karni Ilyas Club.

Kendati begitu, Ustaz Das’ad mengaku kagum terhadap kejujuran Abu Janda. Hal itu terkait pengakuannya sebagai influencer bayaran untuk memenangkan Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.


Natalius Pigai Bertemu Abu Janda, Polisi Pastikan Kasus Rasisme 'Evolusi' Tetap Lanjut

“Sejujurnya, saya senang satu dari Abu Janda. Dia jujur bahwa dibayar, dia sportif. Orang di kampung saya bilang ‘keras kehidupan’, dia cari nafkah, dia pakai akalnya seperti itu cari nafkah, dia sudah akui bahwa dibayar,” ujarnya.

Menurutnya, kasus rasisme yang menjerat Abu Janda masih lebih terhormat ketimbang pejabat yang disanjung tapi menyalahgunakan bansos.

“Abu Janda masih jauh lebih terhormat daripada orang yang kita sanjung-sanjung sebagai pejabat tapi menyalahgunakan (dana) bansos. Parah, karena uang negara yang dicuri. Kalau Abu Janda dibayar oleh sponsor,” tutur Ustaz Das’ad.

Konten Abu Janda Kerap Bernuansa Rasialisme, PKS: Apa Ia dibayar dengan APBN?

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×