logo


Konten Abu Janda Kerap Bernuansa Rasialisme, PKS: Apa Ia dibayar dengan APBN?

PKS juga mempertanyakan apakah demokrasi di Indonesia dibangun dengan sosok seperti Abu Janda

10 Februari 2021 19:57 WIB

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf mempertanyakan apakah aktivitas Permadi Arya atau Abu Janda sebagai influencer dibayar oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal tersebut ia sampaikan usai memaparkan temuan Indonesia Corruprtion Watch (ICW) yang menyebut pemerintah menggelontorkan sejumlah dana untuk influencer.

"Pertama apakah Permadi arya dibayarkan dengan anggaran APBN?" tanya Muzzammil dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (10/2/2021).

Muzzammil juga mempertanyakan apakah demokrasi di Indonesia dibangun dengan sosok seperti Abu Janda. Pasalnya, konten Abu Janda di media sosialnya kerap bernuansa rasialisme dan penistaan agama.


PKS: Mestinya Jokowi Baca Hasil Survei yang Menyatakan Masyarakat Takut Memberi Pendapat

"Kedua, apakah demokrasi kita kan dibangun dengan influencer dengan karakter sepeti Permadi Arya? Yang beberapa videonya tuduhan rasialis dan penistaan agama," sambungnya.

Pertanyaan tersebut ia sampaikan lantaran Abu Janda kerap dipolisikan namun proses hukum selalu mandek tanpa ada penjelasan yang jelas. Ia lantas mencotohkan kasus dugaan rasisme Abu Janda terhadap mantan komisioner HAM Natalius Pigai yang kini berakhir damai. Menurutnya, hal tersebut akan memberikan kesan bahwa Abu Janda kebal hukum.

 

 

Ibunda Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah, PKS: Bongkar! Banyak Kasus Serupa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×