logo


Pramono: Kritik, Saran, Masukan Itu Seperti Jamu Menguatkan Pemerintah

Pemerintah siap menerima kritikan keras supaya pembangunan lebih terarah

10 Februari 2021 09:05 WIB

Seskab Pramono Anung.
Seskab Pramono Anung. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah siap menerima kritikan keras supaya pembangunan lebih terarah. Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, menyebut kritikan dan masukan dianggap seperti jamu.

"Sebagai negara demokrasi, kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung. Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga dan bagi pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu, menguatkan pemerintah. Dan kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar," kata Pramono melalui kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa (9/2).

Pramono mengatakan bahwa kebebasan pers harus dijaga bersama. Dengan adanya fungsi kontrol maka pemerintah dan masyarakat akan semakin baik dalam kehidupan demokrasi.


Sindir Pemerintah, Rizal Ramli: Islam-Phobia Digencarkan, Ketika Kesulitan Keuangan Merayu Umat

"Sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999, kebebasan pers harus dijaga bersama karena kita meyakini dengan adanya fungsi kontrol ini maka pemerintah dan juga masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi," katanya.

Pramono meminta agar pers tetap menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai kebenaran, dan melakukan edukasi.

"Kepada insan pers saya secara khusus ingin mengucapkan selamat hari pers nasional. Tetaplah menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran di atas segalanya, serta melakukan pendidikan, edukasi kepada bangsa ini. Pers yang kuat, pers yang terdidik, pers yang berintegritas adalah syarat mutlak menjadikan bangsa ini bangsa pemenang bangsa petarung, bangsa yang menjadi bangsa besar. Selamat haris pers nasional," kata Pramono.

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Minta Perayaan Imlek Dilakukan Sederhana

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata