logo


Takut Di-Maaher-kan, HRS Ngaku Ajukan Penangguhan untuk Pulihkan Kesehatan Tapi Tak Dipedulikan

HRS disebutkan berulang kali mengajukan permohonan pembantaran dan penangguhan demi memulihkan kondisi kesehatannya.

10 Februari 2021 07:00 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kabar kepergian Ustadz Maaher telah sampai ke telinga Habib Rizieq Shihab. Dia pun menyampaikan dukacita atas meninggalnya Maaher di Rutan Bareskrim Polri.

Eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mengaku khawatir jika kejadian yang dialami Ustadz Maaher juga menimpa dirinya.

Pernyataan itu disampaikan langsung melalui kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar.


Novel Baswedan Kritik Penahanan Maaher, Polri: Awal Ditahan Ia Tidak Sakit

“HRS berulang kali ajukan permohonan pembantaran dan penangguhan untuk pemulihan kesehatan, tapi juga tidak dipedulikan. Apa HRS mau di-Maaher-kan? Itu kata Beliau (HRS),” ujar Aziz Yanuar, sebagaimana dilansir dari Fajar, Rabu (10/2).

“Pesan beliau, sangat sedih dan berduka cita. Ustadz Maaher sakit parah, minta pembantaran hingga penangguhan tapi tidak dipedulikan,” kata Aziz menirukan pesan Habib Rizieq.

Diketahui, Soni Ernata atau Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Bareskrim Polri karena sakit. Adik Ustadz Maaher, Jamal, mengatakan bahwa kakaknya sudah lama menderita sakit tuberkulosis (TB) usus.

"Beliau kan punya TB usus. Dulu sebelumnya sempat sakit parah kan, drop, terus kemudian sudah membaik," kata Jamal di rumah duka, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/2).

Menurut Jamal, Ustadz Maaher seharusnya menjalani rawat jalan. Namun, perawatan itu terhambat karena Maaher tersandung kasus ujaran kebencian di media sosial.

Sebut Ustaz Maaher Meninggal karena Penyakit, Denny Siregar: Nggak Usah Goreng ke Arah Penyiksaan Segala!

Halaman: 
Penulis : Iskandar