logo


Natalius Pigai Bertemu Abu Janda, Polisi Pastikan Kasus Rasisme 'Evolusi' Tetap Lanjut

Polri pastikan kasus dugaan rasisme terkait cuitan 'evolusi' Abu Janda ke Natalius Pigai tetap diproses.

9 Februari 2021 18:15 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan Permadi Arya (Abu Janda) dengan Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan Permadi Arya (Abu Janda) dengan Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, sudah bertemu dengan Permadi Arya alias Abu Janda. Polri pastikan kasus dugaan rasisme terkait cuitan 'evolusi' Abu Janda ke Natalius Pigai tetap diproses.

"Ya terus saja, mereka seperti itu (bertemu), penyidik kan terus berjalan juga. Proses berjalan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/2).

"Sampai saat ini laporan itu masih ditindaklanjuti oleh penyidik Bareskrim," imbuhnya.


Sebut Perdamaian Abu Janda dan Pigai Semu, Rocky Gerung Menduga Ada Agenda Kekuasaan Tertentu

Seperti diberitakan sebelumnya, Natalius Pigai mengungkapkan isi pertemuan dirinya dengan Abu Janda.

"Kemarin itu kan setelah Abu Janda diperiksa oleh Mabes Polri, kemudian dia menyatakan dia mau bertemu saya. Dia yang bertemu saya ya. Jangan salah. Jadi Natalius itu ditemui Abu Janda, bukan saya bertemu. Kemudian, karena kan saya juga tidak kenal, saya juga juga tidak punya hubungan, jadi difasilitasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco. Kemudian beliau menemui saya kemari, difasilitasi oleh Pak Dasco," kata Natalius Pigai kepada wartawan.

"Inti dari pada pertemuan ini, saya ini kan pemimpin. Tahun 1999 saya staf khusus menteri, tahun 2017 saya pimpinan Komnas HAM, sekarang juga pimpinan orang-orang kecil yang membutuhkan pertolongan, pembela kemanusiaan. Jadi kalau ada warga, rakyat yang bertemu kita, kita harus menerima apa pun juga. Meskipun mungkin pasti kita tidak suka, tetapi pemimpin itu harus mendengarkan, tidak boleh menolak permintaan untuk bertemu, karena mereka mengekspresikan pemikiran-pemikiran mereka dan kami harus menerima dan menampung baru mengolah apa ekspresi mereka itu seperti apa. Dalam kerangka itulah saya menerima Bapak Abu Janda. Beliau menyampaikan tentang apa Twitter-nya itu," kata Pigai.

Bertemu dengan Abu Janda, Natalius Pigai Ungkap Isi Pertemuannya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata