logo


Dewan HAM Bakal Gelar Sesi Khusus Bahas Isu Myanmar Jumat Pekan Ini

Dewan HAM pada Jumat pekan ini akan menggelar sesi khusus untuk membahas kudeta pemerintahan Myanmar yang dilakukan oleh pihak militer

9 Februari 2021 14:15 WIB

Aksi protes di Myanmar menolak tindakan pihak militer mengambil alih pemerintahan
Aksi protes di Myanmar menolak tindakan pihak militer mengambil alih pemerintahan ABC News

JENEWA, JITUNEWS.COM - Dewan HAM PBB akan menggelar sesi khusus pada Jumat (12/2) untuk membahas mengenai situasi krisis politik yang terjadi di Myanmar usai pihak militer mengambil alih pemerintahan terpilih pada pekan lalu.

Dalam pernyataan tertulisnya, PBB mengatakan Inggris dan Uni Eropa pada Senin (8/2) telah meminta sesi khusus tersebut untuk segera digelar, didukung oleh 19 dari 47 anggota forum tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat juga telah mengumumkan bahwa mereka akan kembali ke dalam dewan tersebut setelah sebelumnya keluar pada 2018 lalu. Amerika Serikat sendiri juga mendukung adanya pembahasan mengenai krisis Myanmar tersebut.


Laporan PBB Sebut Korea Utara Terus Tingkatkan Proyek Nuklir dan Rudal Balistiknya

Aksi kudeta pemerintahan Myanmar tersebut telah memicu gelombang aksi protes di sejumlah kota di Myanmar, dimana puluhan ribu rakyat melakukan aksi turun ke jalan sejak Sabtu akhir pekan lalu untuk memprotes tindakan pihak militer.

Dilansir dari Reuters, Julian Braithwaite, Dubes Inggris untuk PBB di Jenewa mengatakan bahwa penahanan sejumlah tokoh politik dan pemerintahan yang terpilih oleh pihak militer mempunyai dampak yang sangat buruk terhadap situasi HAM di negara Asia Tenggara tersebut.

"Kita harus segera merespon terhadap penderitaan orang-orang di Myanmar dan situasi hak asasi manusia yang memburuk dengan cepat di sana," kata Braithwaite.

 

Misi Luar Angkasa AS, China dan Uni Emirat Arab Akan Tiba di Mars pada Bulan Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia