logo


Datangi Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Abu Janda Minta Maaf Soal 'Islam Arogan'

Cak Nanto menerima permintaan maaf Abu Janda

7 Februari 2021 09:30 WIB

Permadi Arya alias Abu Janda menemui Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto atau Cak Nanto
Permadi Arya alias Abu Janda menemui Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto atau Cak Nanto Dok. Muhammadiyah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Permadi Arya alias Abu Janda menemui Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto atau Cak Nanto untuk meminta maaf soal cuitan 'Islam arogan'.

Cak Nanto menerima permintaan maaf Abu Janda. Cak Nanto mengatakan bahwa pihaknya tidak akan ikut campur terhadap proses hukum yang menjerat Abu Janda terkait cuitannya tersebut.

"Tentu Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah tidak ikut campur terlalu jauh terhadap proses hukum itu, tetapi hanya meminta asas keadilan dan proses hukum yang transparan sehingga memberikan penjelasan apa yang dimaksud apakah ada niat yang jahat, apakah ada upaya yang memang mau mendiskriminasikan agama kita, tentunya itu akan menjadi catatan perjalanan bangsa ini,” jelas Cak Nanto di depan Permadi Arya, seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Minggu (7/2).


Bingung Cuitan Soal Evolusi Melebar Kemana-mana, Abu Janda: Itu Urusan Saya Sama Pigai

"Sebagai sesama muslim tentunya penjelasan, permohonan maaf tentu menjadi kewajiban sebagai seorang sesama muslim untuk memaafkan itu semua. Tapi karena ini sudah masuk ke ranah hukum, kepolisian, saya kira pihak kepolisian, hukum tetap berjalan dan semoga berdasarkan fakta dengan kejujuran dan keadilan yang diputuskan,” imbuhnya.

Cak Nanto juga meminta umat Islam untuk memberikan ketenangan dan melahirkan Islam yang sejuk.

“Jadi saya hanya bisa memberikan saran semoga kita bisa melahirkan Islam yang sejuk dan memberikan ketenangan serta kebahagiaan bagi sesama unmat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam,” pesannya.

“Saya kira itu, teman-teman sekalian, sahabat-sahabatku, kader-kader Pemuda Muhammadiyah secara pribadi tentu permohonan maaf kita terima. Sebagai sesama muslim tentu akan menjadi kewajiban kita untuk memaafkan semua kesalahan, biarkan hukum tetap berjalan, semoga hukum tetap berada pada jalurnya untuk menegakkan kebenaran,” lanjut Nanto.

Abu Janda Ingin Bertemu, Ini Kata Natalius Pigai

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata